Kompetisi Robotik Madrasah 2025 Buka Pendaftaran, Usung Isu Lingkungan

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali menghadirkan Kompetisi Robotik Madrasah (MRC) 2025.

Tahun ini, MRC mengusung tema “Robotic Technology for a Green Future” yang menantang siswa untuk melahirkan inovasi teknologi robotik ramah lingkungan.

Kompetisi ini terbuka untuk siswa madrasah dari jenjang MI, MTs, hingga MA, baik negeri maupun swasta.

Pendaftaran dibuka secara daring melalui laman madrasah.kemenag.go.id/mrc2025 mulai 16 September hingga 25 Oktober 2025.

Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khadijah, menegaskan bahwa MRC bukan sekadar ajang adu kecerdasan.

Baca juga:  Sekolah Rakyat Tahap II Mulai Dibangun, Pemerintah Targetkan Rampung Juni 2026

Ia menyebut kompetisi ini sebagai ruang pembelajaran sekaligus laboratorium inovasi.

“Saatnya siswa madrasah menunjukkan ide, kreativitas, dan solusi terbaiknya demi masa depan bumi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Nyayu di Jakarta, Minggu (21/9/2025).

Menurutnya, MRC 2025 menjadi wadah nyata untuk mengembangkan kemampuan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Math) yang dipadukan dengan kepedulian sosial dan lingkungan.

Harapannya, lahir generasi madrasah yang tidak hanya unggul di bidang teknologi, tetapi juga peka terhadap isu keberlanjutan.

Kategori dan Hadiah

Tahun ini, MRC dibagi menjadi dua kategori utama:

Baca juga:  FKBI Dukung Kebijakan ESDM Kendalikan Impor BBM demi Stabilitas Nasional

– Robot Karya Inovasi, ditujukan untuk jenjang MTs dan MA.

– Mobile Robot Labirin, terbuka bagi MI, MTs, dan MA.

Para pemenang akan memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, lengkap dengan sertifikat serta peralatan robotika untuk menunjang pembelajaran di madrasah.

Rangkaian kompetisi akan berakhir di babak grand final yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 31 Oktober–1 November 2025.

Acara ini diproyeksikan menjadi momen pertemuan ide-ide segar dari siswa madrasah seluruh Indonesia, sekaligus bukti nyata bahwa madrasah mampu berkontribusi dalam dunia teknologi.

Baca juga:  Bukan Sekadar Harga Murah, Ini Alasan Tiongkok Memilih Jawa Tengah untuk Berinvestasi

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru
Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional
KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan
BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Klaim Asuransi Gagal Panen Mulai Diproses, Ribuan Hektare Sawah Jateng Terdampak Banjir
Penanganan Muara Sungai Pascabencana Jadi Fokus Kementerian PU di Sumatra dan Aceh

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:16 WIB

Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:16 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:10 WIB

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:00 WIB

BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran

Berita Terbaru