12 Investor India Lirik Jawa Tengah, Siap Tanam Modal di Kendal dan Batang

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com  – Sebanyak 12 pengusaha asal India menjajaki peluang investasi di Provinsi Jawa Tengah. Mereka datang dengan latar belakang beragam, mulai dari industri tekstil, teknologi, hingga sektor kesehatan.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam rangkaian lawatan kerja Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, yang diterima langsung Gubernur Ahmad Luthfi di kompleks Kantor Gubernur, Semarang, Kamis (19/2/2026).

Pertemuan berlangsung hangat. Tak sekadar seremonial, diskusi berjalan intens dengan sejumlah pengusaha yang menunjukkan minat serius menanamkan modal di Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Shri Sandeep Chakravorty menyampaikan apresiasinya terhadap kondisi Jawa Tengah yang dinilai memiliki stabilitas politik, sosial, dan ekonomi yang baik.

Ia menyebut, semakin banyak perusahaan India yang melihat Jawa Tengah sebagai destinasi investasi potensial. Bahkan saat ini sudah ada dua pabrik asal India yang tengah dibangun dan diproyeksikan menyerap 700 hingga 800 tenaga kerja lokal.

Baca juga:  Sekda Jateng Dorong Industri Olahan Ikan, Tekankan Gizi Seimbang bagi Masyarakat

“Saya ingin mengapresiasi iklim investasi yang positif di Jawa Tengah. Ada stabilitas politik, sosial, dan ekonomi, dan saya memuji upaya Bapak Gubernur dalam mewujudkannya,” ujarnya.

Dubes India juga mengundang Gubernur Jawa Tengah untuk melakukan kunjungan balasan ke India guna memperluas jejaring dan menarik lebih banyak investor. Rencana roadshow ke sejumlah kota besar di India pun tengah disiapkan.

Menurut Chakravorty, India dan Indonesia memiliki banyak kesamaan sebagai negara demokrasi besar dengan populasi tinggi dan keberagaman budaya.

India saat ini berpenduduk sekitar 1,4 miliar jiwa, sementara Indonesia merupakan negara dengan populasi terbesar keempat di dunia.

Baca juga:  Menuju Zero TBC 2030, Jawa Tengah Dorong Kolaborasi Lintas Profesi dan Teknologi Baru

Kesamaan tersebut dinilai menjadi fondasi kuat untuk mempererat kerja sama, khususnya di sektor ekonomi dan investasi daerah.

“Kami memiliki kesempatan untuk saling belajar. Kami berharap hubungan India dan Indonesia semakin erat, termasuk dengan Jawa Tengah secara khusus,” tambahnya.

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut positif minat investor India tersebut. Ia menyampaikan bahwa India kini masuk dalam daftar 20 besar negara investor di Jawa Tengah.

Hingga triwulan III, nilai investasi India di Jawa Tengah tercatat hampir mencapai Rp672 miliar.

Dalam waktu dekat, beberapa perusahaan India bahkan dijadwalkan melakukan groundbreaking di kawasan industri strategis seperti Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Nilai investasi yang disiapkan untuk proyek-proyek tersebut disebut mendekati setengah triliun rupiah atau sekitar 500 juta dolar AS.

Baca juga:  Jepara Art Carnival 2025 Bikin Wisatawan Asing Lesehan di Jalan demi Kagumi Kostum Bernilai Seni Tinggi

“Ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap Jawa Tengah semakin kuat,” kata Luthfi.

Ke depan, Pemprov Jawa Tengah menawarkan sejumlah sektor unggulan kepada investor India.

Di antaranya pengembangan ekonomi hijau, peningkatan profesionalisme tenaga medis dan rumah sakit, serta industri padat karya seperti garmen yang selama ini menjadi tulang punggung manufaktur di wilayah ini.

Menurut Luthfi, arus investasi yang terus mengalir berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang saat ini telah mencapai 5,37 persen, berada di atas rata-rata nasional.

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga kepastian regulasi dan kemudahan perizinan agar investor merasa nyaman dan aman menanamkan modalnya.;

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD
Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung
Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:56 WIB

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:32 WIB

Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Berita Terbaru