Pemprov Jateng Jalankan Program Kecamatan Berdaya, Perkuat Layanan Sosial dan Pemberdayaan di Tingkat Kecamatan

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menerapkan program Kecamatan Berdaya sebagai upaya mendekatkan layanan publik ke masyarakat. Sepanjang 2025, sebanyak 142 kecamatan ditetapkan sebagai proyek percontohan dan mulai menjalankan sejumlah program pemberdayaan.

Program ini menyasar kecamatan sebagai titik layanan terdekat dengan warga, terutama dalam urusan sosial, ekonomi, dan kepemudaan. Pemerintah provinsi menilai kecamatan memiliki peran strategis karena menjadi penghubung langsung antara desa dan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, mengatakan Kecamatan Berdaya dirancang untuk memperkuat fungsi pelayanan di tingkat kecamatan.

“Kecamatan Berdaya menjadi jembatan layanan pemerintah ke desa-desa,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Melalui program ini, kecamatan didorong tidak hanya berperan administratif, tetapi juga menjadi pusat koordinasi layanan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Kecamatan Berdaya dibangun dengan empat fokus utama. Pertama, perlindungan perempuan dan anak melalui penguatan layanan pendampingan serta pelatihan kader paralegal di tingkat kecamatan. Kedua, pemberdayaan pemuda dengan menyediakan ruang pengembangan keterampilan dan kegiatan positif.

Ketiga, perhatian terhadap lansia dan penyandang disabilitas agar lebih mudah mengakses layanan sosial. Keempat, penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang ada di masing-masing wilayah.

Di sektor kepemudaan, Pemprov Jateng mengintegrasikan program Kartu Zilenial ke dalam Kecamatan Berdaya. Hingga akhir 2025, lebih dari 12 ribu pemuda tercatat memanfaatkan program ini untuk mengikuti pelatihan kewirausahaan, agribisnis, dan keterampilan kerja.

Baca juga:  Pelayanan Publik Jawa Tengah di Samsat Semarang II Tetap Lancar dan Dapat Apresiasi Masyarakat

Melalui pendekatan ini, kecamatan diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda, bukan sekadar tempat mengurus administrasi.

Untuk pilar perlindungan perempuan dan anak, Pemprov Jateng melibatkan TP PKK, BKOW, serta sejumlah lembaga terkait. Ratusan kader paralegal telah dilatih agar kecamatan mampu menjadi titik awal pendampingan bagi korban kekerasan dan perundungan.

Menurut Nadi, layanan perlindungan harus tersedia sedekat mungkin dengan masyarakat, agar warga tidak kesulitan mencari bantuan.

Pelaksanaan Kecamatan Berdaya juga melibatkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Pemprov Jateng mendorong setiap OPD memiliki program yang jelas di tingkat kecamatan, mulai 2026.

Baca juga:  Pemerataan Pendidikan, Pemprov Jateng Prioritaskan Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Selain itu, pemerintah kabupaten/kota dan perguruan tinggi turut dilibatkan, termasuk melalui program KKN, agar kegiatan pemberdayaan di kecamatan berjalan berkelanjutan.

Pemprov Jawa Tengah menargetkan seluruh 576 kecamatan di wilayahnya berstatus Kecamatan Berdaya pada 2026. Perluasan ini akan disesuaikan dengan kesiapan kelembagaan dan dukungan anggaran.

Melalui Kecamatan Berdaya, pemerintah berharap layanan publik dan program pemberdayaan dapat lebih mudah diakses warga, terutama di wilayah yang selama ini jauh dari pusat pelayanan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD
Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung
Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 10:30 WIB

Pemprov Jateng Ubah Skema Pengelolaan Aset demi Tingkatkan PAD

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:56 WIB

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:32 WIB

Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Berita Terbaru

Berita

Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:03 WIB