KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik korupsi di daerah.

Kali ini, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi lokasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar pada Senin, 19 Januari 2026. Dalam operasi tersebut, Bupati Pati Sudewo turut diamankan oleh tim KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penangkapan ini menambah daftar panjang pejabat daerah yang terseret OTT KPK, sekaligus menjadi peringatan keras bagi penyelenggara pemerintahan agar menjauhi praktik penyalahgunaan wewenang.

Usai diamankan, Sudewo langsung dibawa ke Mapolres Kudus. Lokasi ini digunakan sebagai tempat pemeriksaan sementara oleh penyidik KPK dengan memanfaatkan fasilitas kepolisian setempat.

Baca juga:  Turnamen Baru FIFA ASEAN Cup Siap Angkat Prestasi Sepak Bola Asia Tenggara

Langkah ini lazim dilakukan KPK ketika operasi dilakukan di luar Jakarta, guna memastikan proses pemeriksaan berjalan efektif dan aman.

Sesuai ketentuan hukum acara pidana, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan, termasuk apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

OTT di Kabupaten Pati bukanlah operasi tunggal. Sepanjang Januari 2026, KPK telah mengonfirmasi beberapa operasi serupa di sejumlah daerah.

Sebelumnya, OTT dilakukan di Jakarta Utara dan Kota Madiun, yang juga melibatkan pejabat pemerintahan.

Baca juga:  Awali Kegiatan, KKN Kelompok 38 UPGRIS Bersilaturahmi dengan Kepala Desa dan Ketua PKK Watuagung

Rangkaian OTT ini menunjukkan bahwa KPK masih aktif melakukan penindakan di berbagai wilayah, tidak hanya terfokus pada pusat pemerintahan, tetapi juga menyasar daerah yang dinilai rawan praktik korupsi.

Kasus yang menjerat Bupati Pati Sudewo langsung menyedot perhatian publik.

Masyarakat dan berbagai kalangan kini menunggu kejelasan konstruksi perkara yang mendasari OTT tersebut.

Hingga artikel ini ditulis, KPK belum mengungkap secara rinci dugaan tindak pidana korupsi yang disangkakan, termasuk siapa saja pihak lain yang ikut diamankan.

KPK menegaskan bahwa informasi lengkap akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal selesai dan status hukum para pihak ditetapkan.

Baca juga:  Pemerintah Gandeng Serikat Pekerja dan Pengusaha Rumuskan Formula Baru UMP 2026

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru