Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan prinsip-prinsip hak asasi manusia (HAM) benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya pada tataran birokrasi atau regulasi, tetapi juga sampai ke ruang sosial budaya masyarakat dan praktik bisnis.

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mugiyanto, menegaskan bahwa pemerintah ingin menghadirkan penerapan HAM yang lebih membumi.

“Prinsip-prinsip HAM tidak boleh berhenti di meja birokrasi. Nilai-nilai ini harus hidup dan relevan dalam aktivitas masyarakat serta dijalankan oleh pelaku usaha,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (9/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah konkret yang sedang ditempuh adalah pembangunan Satu Data HAM. Sistem ini dirancang sebagai pusat integrasi berbagai data HAM dari seluruh Indonesia agar lebih akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 30 Dukung Kegiatan Posyandu Balita di Desa Diwak

Mugiyanto menjelaskan bahwa data yang kuat menjadi fondasi penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Ia mencontohkan program Desa dan Kelurahan Sadar HAM, yang terus didorong untuk menciptakan ruang hidup yang aman, inklusif, serta menghormati martabat setiap warga.

“Kebijakan yang baik membutuhkan data yang solid. Dari situlah kita bisa memastikan perlindungan HAM berjalan efektif,” tuturnya.

Selain pada masyarakat umum, pemerintah juga memperluas penerapan prinsip HAM ke sektor bisnis. Saat ini, pemerintah sedang menyusun Rancangan Peraturan Presiden terkait penilaian kepatuhan pelaku usaha dalam konteks bisnis dan HAM.

Baca juga:  Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah

Regulasi tersebut akan menjadi dasar untuk mendorong pelaku usaha agar menghormati HAM melalui prinsip Corporate Responsibility to Respect Human Rights, yang sesuai dengan UN Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGP).

“Peraturan ini penting untuk memastikan perusahaan beroperasi dengan menghormati hak-hak pekerja, konsumen, dan masyarakat di sekitarnya,” jelas Mugiyanto.

Selain itu, penguatan perlindungan HAM juga dilakukan melalui pengelolaan pengaduan masyarakat yang lebih transparan dan akuntabel.

Pemerintah menilai bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga negara salah satunya dibangun dari proses penanganan keluhan yang terbuka dan dapat diuji.

Baca juga:  Kreatif dan Edukatif: Mahasiswa KKN Gelar Pelatihan Ganci dari Tutup Botol di SDN Puguh

Dalam kesempatan terpisah, Menteri HAM Natalius Pigai menambahkan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) HAM Nasional yang akan digelar pekan depan menjadi momentum penting. Acara tersebut disiapkan sebagai forum strategis untuk memastikan HAM menjadi kompas dalam arah pembangunan nasional.

“Melalui Musrenbang HAM, kami ingin memastikan bahwa prinsip HAM benar-benar diintegrasikan dalam kebijakan pembangunan, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah,” ujar Pigai.

Ia menekankan bahwa pembangunan yang berorientasi pada manusia harus menempatkan perlindungan martabat dan hak-hak dasar warga sebagai pilar utama.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya
Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:03 WIB

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terbaru