Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Cuci Tangan dan Perlindungan Diri di SD Islam Cendekia Ngempon

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 29 menggelar edukasi kesehatan dan perlindungan diri bagi siswa SD Islam Cendekia Ngempon, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Rabu, 10 September 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja bidang kesehatan dan pendidikan.

Fokus utama sosialisasi adalah pentingnya menjaga kebersihan diri melalui cuci tangan serta pemahaman batas sentuhan tubuh sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum kegiatan, mahasiswa melakukan pelatihan internal meliputi simulasi enam langkah cuci tangan sesuai standar WHO dan konsep batas area tubuh.

Baca juga:  KKN Tematik UPGRIS Kelompok 34 Kembangkan Taman TOGA untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Gondoriyo

Mereka juga menyiapkan modul edukasi bergambar, presentasi PowerPoint, serta perlengkapan praktik seperti sabun dan tisu.

Pelaksanaan dimulai dengan sambutan kepala sekolah, dilanjutkan pembagian siswa dalam kelompok kecil agar penyampaian lebih efektif.

Sosialisasi pertama mengenai cuci tangan disampaikan dengan demonstrasi gerakan yang langsung dipraktikkan siswa.

Materi dilengkapi penjelasan tentang penyakit yang dapat dicegah, seperti diare dan influenza.

Guru menyambut baik kegiatan ini karena membantu membiasakan pola hidup bersih di sekolah.

Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan konsep batas sentuhan tubuh.

Melalui media visual, siswa dijelaskan bahwa ada bagian tubuh tertentu yang tidak boleh disentuh orang lain, kecuali orang tua atau tenaga medis dengan alasan jelas.

Baca juga:  Berdayakan Masyarakat, Mahasiswa KKN UPGRIS Resmi Terjun di Kelurahan Palebon

Anak-anak diajak simulasi interaktif, menyebutkan area privasi, hingga mempraktikkan cara menolak sentuhan tidak pantas.

“Tujuannya agar anak-anak berani melindungi diri, tahu batasan tubuh, dan segera melapor kepada guru atau orang tua bila mengalami tindakan yang tidak pantas,” kata salah satu mahasiswa KKN.

Guru pendamping menilai metode ini efektif dan sesuai usia siswa.

“Kegiatan ini sangat membantu anak-anak memahami hak atas tubuh mereka sendiri. Kami akan terus mendampingi agar mereka berani bicara dan menjaga diri,” ujarnya.

Sebelum di SD Islam Cendekia, mahasiswa Kelompok 29 juga telah melakukan sosialisasi serupa di SDN 1 dan SDN 2 Ngempon. Pengalaman tersebut membuat kegiatan di Cendekia berjalan lebih lancar.

Baca juga:  Kenali Tanda Anjing Rabies dan Langkah Penanganannya

Evaluasi dilakukan melalui kuis, diskusi, dan observasi. Hasilnya menunjukkan siswa lebih telaten mencuci tangan dan lebih percaya diri menolak sentuhan yang tidak pantas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap tumbuh kesadaran sejak dini mengenai kesehatan dan keselamatan diri.

Adapun edukasi seperti menjadi penting karena selain membuat cerdas secara akademik, anak-anak juga sehat, percaya diri, dan sadar melindungi diri.

Penulis : Agastya Rajasya Putra Mahyawi - Mahasiswa KKN Kelompok 29 UPGRIS

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya
Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:03 WIB

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terbaru