Sulap Kawat Bulu Jadi Pot Bunga Cantik, Mahasiswa KKN MIT Ke-22 UIN Walisongo Latih Wali Murid TK Pertiwi 01 Brongkol

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Agu 2026 20:30 13 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Inisiatif Terpadu (KKN MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 53 menggelar pelatihan pembuatan pot bunga dari kawat bulu di TK Pertiwi 01, yang beralamat di Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan ini menyasar wali murid TK Pertiwi 01 sebagai upaya mengasah kreativitas sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis kerajinan tangan.

Pelatihan disampaikan melalui metode pemaparan materi dan praktik langsung, di mana para wali murid diajak merangkai kawat bulu menjadi pot bunga yang estetik.

Baca juga:  Gus Yasin Apresiasi Pengungkapan Penyelundupan 90 Ton Kratom di Tanjung Emas, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Ekspor

Selain memberikan keterampilan baru, program ini bertujuan mengubah bahan sederhana menjadi produk bernilai guna, mendorong kegiatan produktif yang berpotensi dikembangkan sebagai peluang usaha, serta meningkatkan nilai estetika lingkungan melalui pot bunga dekoratif hasil karya wali murid.

Kepala TK Pertiwi 01 Yeni Widja Asyidi mengatakan, respons wali murid terhadap kegiatan ini sangat positif sejak informasi disebarkan melalui grup WhatsApp sekolah. “Responnya bagus,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelatihan semacam ini merupakan hal baru karena sebelumnya sekolah belum pernah mengadakan kegiatan pemanfaatan bahan sederhana menjadi kerajinan tangan bersama wali murid.

Baca juga:  Kebersamaan Mahasiswa KKN MB Posko 03 dalam Dzikir dan Doa Syukur Kemerdekaan di Gemuh

Yeni berharap kegiatan produktif seperti ini terus berlanjut dan semakin bervariasi ke depannya, termasuk program-program yang melibatkan anak didik secara langsung.

“Kami berterima kasih sudah diberi materi seperti ini. Semoga ke depannya bisa lebih banyak lagi program yang bermanfaat, baik untuk wali murid maupun anak-anak,” katanya.

Antusiasme turut dirasakan Wali Murid TK Pertiwi 01 Bu Tia, yang mengaku baru pertama kali mencoba membuat kerajinan dari kawat bulu.

“Senang, kalau buat di rumah juga bisa,” ujarnya saat ditanya kesannya mengikuti pelatihan.

Baca juga:  KKN Kolaborasi UIN Saizu 2026 Saksikan Perpaduan Nasionalisme, Kebersamaan, dan Religiusitas dalam Malam Tirakatan Warga Desa Selokerto

Ia menilai tingkat kesulitan proses merangkai kawat bulu berada di level menengah, sekitar enam dari sepuluh, dengan bagian paling menyenangkan adalah saat merangkai kawat menjadi bentuk bunga dan daun.

Bu Tia mengaku tertarik untuk membuat pot bunga kawat bulu kembali di rumah.

“Iya, pengen bikin lagi,” katanya.

Ia berharap ada kegiatan serupa yang mempertemukan para wali murid secara berkelanjutan.

“Bisa nambah pengalaman, nambah ilmu juga. Semoga bisa jadi tambahan, bisa dilakukan sendiri, dan bisa jadi tambahan penghasilan,” tuturnya.

 

 

Penulis: Tim KKN MIT Ke-22 Posko 53 UIN Walisongo Semarang

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA