Mahasiswa KKN Undip Revitalisasi Sendang Gedhe Bersama Warga Mijen melalui Aksi Bersih Lingkungan

waktu baca 5 menit
Jumat, 21 Agu 2026 20:30 10 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IDBU 52 Universitas Diponegoro bersama warga RT 03/RW 05, Kelurahan Mijen, Kota Semarang, melaksanakan aksi revitalisasi Sendang Gedhe pada hari Minggu, 26 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menjadi upaya bersama untuk menjaga kebersihan kawasan sendang sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan sumber mata air di lingkungan mereka.

Kegiatan melibatkan 10 mahasiswa KKNT IDBU 52, Ketua RT 03, dan 15 warga RT 03. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembersihan dan penataan kawasan Sendang Gedhe.

Sendang Gedhe merupakan salah satu sumber mata air yang berada di kawasan RT 03/RW 05 dan masih dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Namun, kondisi kawasan sebelum dilakukan revitalisasi masih memerlukan perhatian. Sampah dan dedaunan kering yang berasal dari pohon beringin di sekitar sendang menumpuk di beberapa bagian kawasan.

Selain itu, rumput liar tumbuh di area tepian dan terdapat sedimentasi atau endapan pada kawasan sendang.

Kondisi bangunan yang memiliki sejumlah coretan juga membuat lingkungan sendang terlihat kurang terawat.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan dilaksanakannya kegiatan pembersihan lingkungan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 38 Dampingi Posyandu Lansia dan Balita di RW 5 Desa Watuagung

Revitalisasi diarahkan untuk mengembalikan kebersihan dan kerapian kawasan sekaligus mendorong masyarakat untuk kembali memberikan perhatian terhadap keberadaan Sendang Gedhe sebagai bagian dari lingkungan yang mereka manfaatkan bersama.

Rangkaian kegiatan diawali dengan syukuran dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas keberadaan Sendang Gedhe yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekaligus upaya melestarikan tradisi lokal.

Dalam kegiatan tersebut, warga dan mahasiswa melakukan tumpengan dengan sajian nasi gudangan dan ikan asin yang menjadi bagian dari tradisi tahunan masyarakat sekitar sendang.

Setelah doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan kawasan sendang.

Mahasiswa dan warga mengumpulkan sampah daun dan sampah plastik, membersihkan rumput liar serta sedimentasi, dan menata area sekitar sendang.

Selain pembersihan lingkungan, mahasiswa dan warga juga melakukan pengecatan kembali pada bagian bangunan sendang.

Pengecatan dilakukan untuk memperbaiki tampilan fisik kawasan yang sebelumnya terdapat sejumlah coretan.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan pembagian pekerjaan antara mahasiswa dan warga.

Proses pembersihan menghadapi tantangan berupa banyaknya dedaunan kering yang terus berguguran dari pohon beringin di sekitar sendang.

Kondisi medan di kawasan sendang juga membuat sebagian proses pembersihan dilakukan secara manual.

Meski demikian, kegiatan tetap berjalan dengan lancar karena mahasiswa dan warga saling bekerja sama dalam menyelesaikan setiap bagian pekerjaan.

Partisipasi masyarakat menjadi salah satu aspek utama dalam kegiatan revitalisasi tersebut.

Warga RT 03 turut terlibat langsung bersama mahasiswa, mulai dari membersihkan sampah dan dedaunan hingga menata kawasan setelah proses pembersihan.

Baca juga:  Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya

Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga sendang tidak hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa selama pelaksanaan KKN, tetapi juga membutuhkan peran masyarakat yang berada di sekitar kawasan.

Penyerahan Laporan Hasil Kegiatan Revitalisasi Sendang Gedhe kepada Ketua RT 03/RW 05

Sebagai bentuk dokumentasi dan luaran program, mahasiswa KKNT IDBU 52 menyerahkan laporan hasil kegiatan revitalisasi Sendang Gedhe kepada Ketua RT 03.

Laporan tersebut memuat rangkaian pelaksanaan kegiatan, kondisi kawasan sebelum dan sesudah revitalisasi, serta hasil keterlibatan mahasiswa dan masyarakat dalam proses pembersihan dan penataan lingkungan sendang.

Penyerahan laporan ini menjadi bahan informasi bagi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan Sendang Gedhe.

Laporan hasil kegiatan revitalisasi Sendang Gedhe dapat diakses melalui:

https://drive.google.com/file/d/1JR8HRGeXwSbEHoE44P9yFnzKGBHuWmMv/view?usp=sharing

Salah satu warga RT 03, pak Dar, menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, kami sebagai warga merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan pembersihan kawasan Sendang Gedhe. Sekarang warga bisa memanfaatkan kawasan ini dengan lebih nyaman dan pemandangannya juga lebih enak dilihat,” ujar Pak Dar.

Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan setelah kegiatan revitalisasi selesai. Menurutnya, keberlanjutan kebersihan kawasan sendang membutuhkan keterlibatan warga agar hasil yang telah dicapai tidak hanya bertahan sementara.

“Harapannya warga dapat melanjutkan menjaga kebersihan supaya Sendang Gedhe tetap terawat dan dapat dimanfaatkan oleh warga,” tambahnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Meriahkan Karnaval HUT RI ke-80 di Desa Laban

Kegiatan revitalisasi Sendang Gedhe juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian SDG 6, SDG 13, SDG dan 15.

Melalui SDGs 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, kegiatan pembersihan kawasan sendang mendukung upaya menjaga lingkungan di sekitar sumber mata air agar tetap bersih dan terawat.

Pemeliharaan kawasan sumber air juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pemanfaatan sumber daya air oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim, melalui penguatan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan secara berkelanjutan.

Keterlibatan warga dalam menjaga sumber mata air dan lingkungan di sekitarnya menjadi salah satu bentuk aksi lokal dalam membangun kepedulian serta ketahanan lingkungan di tengah perubahan kondisi lingkungan.

Sementara itu, keterkaitan dengan SDGs 15: Ekosistem Daratan diwujudkan melalui upaya menjaga kawasan daratan di sekitar Sendang Gedhe.

Pembersihan sampah, penataan kawasan, serta pemeliharaan lingkungan sekitar sumber mata air menjadi bagian dari upaya mempertahankan kondisi lingkungan agar tetap terawat.

Melalui aksi revitalisasi tersebut, mahasiswa tidak hanya melakukan pembersihan fisik kawasan Sendang Gedhe, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga sumber daya lingkungan yang berada di sekitar mereka.

Semangat gotong royong antara mahasiswa dan warga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pemeliharaan Sendang Gedhe secara berkelanjutan, sehingga kawasan tersebut tetap bersih, terawat, dan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat.

 

 

Penulis: Shofi Mahmudah, Mahasiswi Oseanografi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Editor: Murni Anggita

 

 

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA