Jatengvox.com – Peta Desa Rowosari memuat sejumlah informasi wilayah dan fasilitas penting sebagai media informasi bagi masyarakat serta pengunjung desa.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 Posko 30 UIN Walisongo menghadirkan Peta Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Peta tersebut dipasang pada Sabtu (29/8/2026) di samping Taman TOGA, Dusun Rejosari Lor, Desa Rowosari.
Pembuatan peta desa menjadi salah satu program kerja tim KKN Kelompok 30 dalam mendukung kebutuhan informasi wilayah di Desa Rowosari.
Kehadiran peta tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pihak luar dalam memperoleh gambaran mengenai wilayah desa secara lebih mudah melalui informasi visual.
Peta Desa Rowosari tidak hanya menampilkan gambaran batas wilayah, tetapi juga memuat sejumlah titik penting yang terdapat di desa.
Beberapa informasi yang tercantum di antaranya batas desa, lokasi sekolah, kantor desa, serta beberapa destinasi wisata dan batas kawasan desa wisata.
Informasi tersebut disusun untuk memberikan gambaran mengenai kondisi wilayah sekaligus membantu masyarakat dan pengunjung dalam mengenali berbagai lokasi yang terdapat di Desa Rowosari.
Dengan adanya informasi dalam bentuk visual, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memahami posisi dan persebaran sejumlah fasilitas maupun potensi yang dimiliki desa.
Proses pembuatan peta dilakukan melalui pengumpulan data secara langsung di wilayah Desa Rowosari.
Tim KKN melakukan survei untuk memperoleh informasi mengenai kondisi dan titik-titik penting yang akan dimasukkan ke dalam peta.
Data hasil survei kemudian diolah menggunakan aplikasi QGIS. Melalui proses pengolahan tersebut, berbagai data mengenai wilayah Desa Rowosari disusun menjadi informasi spasial yang kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta.
Penggunaan data hasil survei lapangan juga menjadi bagian penting dalam proses penyusunan peta.
Tim KKN melakukan penyesuaian terhadap informasi yang ditemukan di lapangan agar peta yang dihasilkan dapat menggambarkan kondisi wilayah secara lebih informatif.
Setelah proses pengumpulan dan pengolahan data selesai, peta kemudian memasuki tahap penyusunan desain hingga siap untuk dicetak dan dipasang.
Seluruh proses tersebut dilakukan oleh tim KKN Kelompok 30 sebagai bagian dari program kerja selama pelaksanaan KKN di Desa Rowosari.
Pemasangan peta dilakukan di lokasi yang mudah terlihat, yakni di samping Taman TOGA Dusun Rejosari Lor. Lokasi tersebut diharapkan dapat membuat keberadaan peta lebih mudah diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat maupun orang yang berkunjung ke wilayah Desa Rowosari.
Sebelum pemasangan dilakukan, tim KKN juga berkoordinasi dengan pemerintah desa. Kepala Desa Rowosari, Rubiyanti, memberikan izin atas pemasangan peta tersebut dan menyambut baik program yang dilakukan oleh mahasiswa KKN.
Rubiyanti berharap keberadaan peta tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Rowosari. Selain membantu masyarakat mengenali wilayahnya sendiri, peta juga diharapkan dapat membantu masyarakat dari luar desa yang ingin mengetahui maupun berkunjung ke sejumlah lokasi di Desa Rowosari.
“Semoga bermanfaat untuk masyarakat Rowosari,” ujar Rubiyanti.
Peta Desa Rowosari menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 30 dalam mendukung penyediaan informasi berbasis wilayah.
Program tersebut juga menjadi upaya untuk mengolah data yang diperoleh di lapangan menjadi media informasi yang dapat digunakan secara langsung oleh masyarakat.
Dengan telah dipasangnya Peta Desa Rowosari, keberadaan peta tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hasil program kerja KKN, tetapi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan pemerintah desa sebagai salah satu media informasi mengenai wilayah, fasilitas, serta potensi Desa Rowosari.
Penulis: Tim KKN MIT ke-22 Posko 30 UIN Walisongo Semarang, Dusun Rowosabi, Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar