KKN UIN Walisongo Gandeng PMI Getasan Gelar Donor Darah: 48 Kantong Darah Jadi Bukti Nyata Solidaritas Warga

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerjasama antara Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 51 dengan PMI Kec. Getasan

Kerjasama antara Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 51 dengan PMI Kec. Getasan

Jatengvox.com – Aula Kecamatan Getasan tampak lebih ramai dari biasanya pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025. Suasana penuh semangat kemanusiaan terasa sejak pukul 09.00 WIB, ketika puluhan warga Desa Manggihan dan sekitarnya mulai berdatangan untuk mengikuti kegiatan donor darah yang diadakan oleh Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 51 UIN Walisongo Semarang.

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Getasan, kegiatan ini menjadi program unggulan dari Divisi Kesehatan Lingkungan Kelompok KKN Posko 51.

Tercatat sebanyak 58 orang mendaftar sebagai calon pendonor. Proses skrining dilakukan secara cermat oleh tim medis dari PMI, meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (HB), serta penilaian kondisi fisik umum.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Semarang Posko 6 Kelurahan Bandungan Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di Kelurahan Bandungan

Dari jumlah tersebut, 48 orang dinyatakan memenuhi syarat medis untuk mendonorkan darahnya, sementara 10 lainnya harus ditunda karena tidak lolos skrining, sebagian besar karena tekanan darah rendah atau HB di bawah ambang batas.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Manggihan, terutama generasi muda yang begitu antusias dan sadar akan pentingnya aksi kemanusiaan seperti ini,” ujar S selaku petugas teknis dari PMI Kecamatan Getasan.

Ia menambahkan bahwa setiap kantong darah yang dikumpulkan hari itu akan sangat berguna bagi pasien-pasien di rumah sakit dan pusat layanan kesehatan yang membutuhkan transfusi, terutama dalam kondisi darurat.

Kegiatan donor darah yang dimeriahkan oleh 48 pendonor yang sangat antusias

Kelompok KKN Posko 51 UIN Walisongo merancang kegiatan ini sebagai respon dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah, memperkuat nilai solidaritas sosial, dan secara langsung mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Semarang yang saat ini masih tergolong tinggi kebutuhannya.

Baca juga:  Kemnaker Buka Program MagangHub 2025 untuk Lulusan Baru, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

“Donor darah adalah bentuk kepedulian yang paling nyata. Dengan satu kantong darah, kita bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” jelas Dwi Wahyu Hidayat, Ketua Divisi Kesehatan Lingkungan Kelompok KKN Posko 51.

Ia juga menyebut bahwa kegiatan ini disiapkan dengan matang selama dua pekan. “Kami memulai dari tahap sosialisasi ke warga, koordinasi intensif dengan PMI, hingga teknis pelaksanaan. Semua dijalankan bersama tim,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbolis, tapi menjadi bagian dari edukasi berkelanjutan terkait gaya hidup sehat dan kontribusi sosial.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 32 Ajak Siswa SLB Muhammadiyah Surya Gemilang Berkreasi Bersama

Selain donor darah, rangkaian kegiatan juga mencakup pemeriksaan kesehatan dasar bagi warga dan pemberian konsumsi ringan seperti snack kotak, air mineral, biskuit, susu, dan suplemen vitamin C kepada para pendonor.

Semua aspek tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman donor yang nyaman dan informatif.

Kegiatan ini tak hanya menyasar warga umum, tetapi juga berhasil menggerakkan partisipasi tokoh masyarakat seperti polisi, tentara, serta pegawai kecamatan.

“Saya bangga melihat adik-adik mahasiswa bisa menggugah warga untuk terlibat. Semoga ini jadi kegiatan rutin dan lebih banyak lagi yang ikut,” ujar salah satu polisi dengan inisial D yang telah mendonorkan darahnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak
Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Awal 2026, BPS Catat Tren Mulai Melandai

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:40 WIB

Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terbaru