Baznas Jateng Sabet 5 Penghargaan di Baznas Award 2025, Bukti Nyata Optimalisasi Zakat untuk Atasi Kemiskinan dan Stunting

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Baznas Jateng kembali mencatat prestasi gemilang di tingkat nasional. Pada ajang Baznas Award 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (28/8/2025), lembaga ini sukses membawa pulang lima penghargaan sekaligus.

Capaian tersebut menjadi dorongan baru bagi upaya optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam penanggulangan berbagai persoalan sosial di Jawa Tengah, mulai dari kemiskinan, pengangguran, hingga stunting.

Ketua Baznas Jateng, Ahmad Darodji, mengungkapkan lima kategori penghargaan yang berhasil diraih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengumpulan ZIS Terbaik, Inovasi Pendayagunaan Terbaik, Koordinasi Kelembagaan Terbaik, Kelembagaan Klaster 5 Terbaik, dan Tindak Lanjut Implementasi SOP Terbaik,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Baca juga:  Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Tidak hanya itu, pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga dianugerahi penghargaan khusus sebagai Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Menurut Darodji, apresiasi tersebut adalah bentuk terima kasih dari Baznas RI atas peran besar sang gubernur.

“Penghargaan kepada gubernur juga bentuk terima kasih dari Baznas RI, atas dukungan beliau dalam mendorong ASN membayar zakat,” tegasnya.

Sepanjang Juli hingga Agustus 2025, Baznas Jateng telah menghimpun lebih dari Rp70 miliar dana zakat, infak, dan sedekah.

Hingga akhir tahun, total pengumpulan ditargetkan mencapai Rp108 miliar.

Baca juga:  Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

Angka ini menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun, yakni Rp82,6 miliar (2022), Rp91,7 miliar (2023), dan Rp102,7 miliar (2024).

Dana tersebut dimanfaatkan untuk beragam program, mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), bantuan konsumtif, hingga dukungan strategis untuk penanganan stunting.

Tidak hanya menyalurkan bantuan langsung, Baznas juga fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Dengan stimulasi melalui 23 pelatihan kerja dan bantuan modal UMKM, harapannya mustahik (penerima zakat) bisa naik kelas menjadi muzakki (pembayar zakat),” jelas Darodji.

Sementara itu, Asisten Sekda Jateng Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Iwanuddin Iskandar, menegaskan bahwa penghargaan kepada Gubernur Luthfi layak diberikan.

Baca juga:  Menkeu dan Gubernur Jakarta Sepakat Bangun Gedung Bank Jakarta, Target Selesai 2026

Menurutnya, kepemimpinan gubernur berhasil menggerakkan berbagai elemen untuk berkolaborasi dalam pengumpulan ZIS. “Baznas berperan penting mendukung program strategis Pemprov Jateng.

Pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan fiskal daerah. Bersama CSR dan investasi, Baznas menjadi motor penggerak untuk mengatasi pengangguran, kemiskinan, dan stunting,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iwanuddin menyampaikan bahwa prinsip akuntabilitas selalu dipegang erat oleh Baznas Jateng.

“Gubernur sangat mengapresiasi upaya pengentasan kemiskinan, salah satunya melalui Baznas,” pungkasnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan
Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi
Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca
KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Sinyal Bahaya untuk Nvidia? Google Siapkan Gebrakan Besar di AI
Perkuat Sinergi Akademik dan Industri Global, KLTC Lakukan MoU Dengan Enigma Business School (EBS)
Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:03 WIB

Menuju Usia ke-45, BINUS University Raih Global Most Innovative Knowledge Enterprise (MIKE) Award 2025: Wujudkan Dampak Berkelanjutan

Selasa, 21 April 2026 - 20:03 WIB

Ketegangan Amerika-Iran Kembali Memanas, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Aset Investasi

Selasa, 21 April 2026 - 19:03 WIB

Krakatau Steel Soroti Pergeseran Peta Baja Global, Dorong Penguatan Struktur Pasar Domestik yang Sehat

Selasa, 21 April 2026 - 17:03 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kinerja Kopi PalmCo Tetap Solid di Tengah Tekanan Cuaca

Selasa, 21 April 2026 - 17:03 WIB

KAI Hadirkan KA Sangkuriang Rute Bandung – Ketapang, Perkuat Konektivitas Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Berita Terbaru