Perisai Demokrasi Bangsa Berduka dan Mengutuk Insiden Gugurnya Ojol oleh Rantis Brimob Polri pada Aksi di DPR

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Ucapan bela sungkawa tersahut-sahut atas insiden meninggalnya pengemudi ojek online (Ojol) yang diakibatkan oleh kendaraan taktis (Rantis) milik Brimob dengan menabrak dan melindas korban.

Affan Kurniawan (21) merupakan seorang anak sekaligus tulang punggung keluarganya yang mengalami nasib tragis ini. Kejadian tersebut menambah catatan kelam brutalitas aparat yang dinilai gagal menjalankan amanat reformasi, di mana seharusnya negara berpihak kepada rakyat.

Rasa sakit dan duka turut dirasakan Perisai Demokrasi Bangsa selaku salah satu agen demokrasi yang memiliki visi kebebasan berekspresi dan pengawasan publik.

Rikza Hasbala, Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus kritik atas kejadian ini dengan menekankan pentingnya penggunaan langkah persuasif dan penghentian brutalitas aparat.

Baca juga:  Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Posko 06 Gelar Lomba dan Sosialisasi Moderasi Beragama di Desa Sedayu

“Kami sangat berduka atas kabar yang menimpa korban. Tindakan kekerasan dan brutalitas aparat menambah rapor merah serta stigma institusi yang seharusnya bisa ditekan bahkan dihilangkan. Usaha preventif persuasif sepatutnya menjadi sandaran utama aparat,” ucap Rikza Hasbala (Jumat, 29/8/2025).

Selain insiden meninggalnya korban, Rikza juga menyoroti cara pengendalian massa yang dilakukan aparat dengan menggunakan gas air mata dan kendaraan berat.

Informasi yang didapat, terdapat puluhan korban akibat paparan gas air mata dan tindakan represif aparat, yang menyebabkan sesak napas, iritasi mata, serta trauma fisik yang cukup parah.

Baca juga:  Posyandu di Desa Boto Libatkan KKN Mahasiswa UIN Walisongo Posko 86

Dalam hal ini, Perisai Demokrasi Bangsa mengingatkan bahwa hak demonstrasi dijamin melalui Pasal 28E ayat (3) UUD 1945, serta pedoman pengendalian massa oleh aparat yang diatur dalam UU No. 2 Tahun 2002 tentang Polri.

Pengendalian massa harus berpegang teguh pada prinsip humanis. Pemerintah juga harus mengambil sikap dan bertanggung jawab atas insiden ini, sementara DPR RI sebagai sumber dari adanya aksi massa harus membuka ruang dialog dan transparansi penyelesaian.

Pernyataan Sikap Perisai Demokrasi Bangsa:

  1. Mengecam keras tindakan brutal aparat Brimob yang mengakibatkan seorang ojol meninggal dunia akibat ditabrak mobil taktis.

  2. Menuntut Kepolisian Republik Indonesia bertanggung jawab secara penuh, baik secara hukum maupun moral.

  3. Mendesak DPR RI untuk introspeksi diri dan menghargai rakyat dengan menemui massa aksi secara persuasif.

  4. Mengajak seluruh elemen bangsa agar kekerasan aparat tidak menjadi wajah demokrasi Indonesia.

  5. Meminta Presiden RI turun tangan untuk mengusut kasus ini secara transparan dan mencegah bentrokan lanjutan.

Baca juga:  Semarak Karnaval Kemerdekaan: Mahasiswa KKN MB Posko 03 Dampingi SDN 2 Cepokomulyo & TK Roudlotul Sybyan

Situasi demokrasi yang sedang tidak baik-baik saja ini harus segera dikembalikan pada marwahnya dengan penyelesaian yang sesuai oleh seluruh pihak: kepolisian, pemerintah eksekutif, dan legislatif. Diharapkan insiden ini menjadi penutup catatan kelam demokrasi Indonesia.

Editor : Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sahabat Guru: Upaya Lazismu Mantrijeron Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer
Cara Cepat Aktivasi Rekening BSU Guru 2025, Jangan Sampai Terlewat!
Skema Pinjaman KUR BRI 2025 Plafon Rp100 Juta Tanpa Jaminan, Syarat Mudah!
Hangat dan Penuh Haru! Nobar After Movie Jadi Penutup Indah KKN MB Posko 03 di Cepokomulyo
Baznas Jateng Sabet 5 Penghargaan di Baznas Award 2025, Bukti Nyata Optimalisasi Zakat untuk Atasi Kemiskinan dan Stunting
Kasus Polisi Lindas Ojol Gegerkan Publik, Propam Polri Amankan 7 Oknum Brimob dan Janjikan Penanganan Terbuka
Rantis Polisi Brimob Lindas Ojol di Jakarta Pusat, Massa Berteriak Panik
Kemenag Gelar MHQ Internasional Pertama Khusus Disabilitas Netra di Jakarta, Peserta Datang dari 12 Negara

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:32 WIB

Sahabat Guru: Upaya Lazismu Mantrijeron Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:43 WIB

Cara Cepat Aktivasi Rekening BSU Guru 2025, Jangan Sampai Terlewat!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:49 WIB

Skema Pinjaman KUR BRI 2025 Plafon Rp100 Juta Tanpa Jaminan, Syarat Mudah!

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 06:15 WIB

Hangat dan Penuh Haru! Nobar After Movie Jadi Penutup Indah KKN MB Posko 03 di Cepokomulyo

Jumat, 29 Agustus 2025 - 21:22 WIB

Perisai Demokrasi Bangsa Berduka dan Mengutuk Insiden Gugurnya Ojol oleh Rantis Brimob Polri pada Aksi di DPR

Berita Terbaru

Kolom

Parlemen Sembunyi Saat Suara Rakyat Berbunyi

Sabtu, 30 Agu 2025 - 14:10 WIB