Berita  

KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Menabung di SD N 2 Mlilir

Sosialisasi Menabung SD N 2 Mlilir

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 10 Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang menggelar kunjungan edukatif bertema menabung di SD N 2 Mlilir pada Rabu, 23 Juli 2025.

Kegiatan ini disambut baik oleh kepala sekolah, Nana Hanifah.

“Terima kasih kepada KKN UIN Walisongo Semarang, berkenan memberikan sosialisasi menabung, diharapkan anak-anak nanti bisa mempraktikkan dirumah untuk menabung.” Ujar Nana Hanifah selaku kepala sekolah.

Kegiatan KKN UIN Walisongo ini diikuti oleh siswa kelas 4 yang dilaksanakan di ruang kelas.

Siswa begitu antusias dengan kegiatan sosialisasi menabung sehingga, suasana kelas sangat menyenangkan.

Baca juga:  Peduli Tumbuh Kembang Anak, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Mensukseskan Kelas Ibu Balita di Desa Rejosari

Begitupun dengan mahasiswa KKN yang memberikan sosialisasi dengan interaktif.

Antusiasme siswa kelas 4 dinilai tinggi, karena banyak yang bertanya dan menjawab dengan bercerita selama sosialisasi berlangsung.

Dengan suasana yang interaktif, salah satu mahasiswa KKN menyampaikan materi menabung, mulai dari pengertian, cara, pentingnya menabung.

Sosialisasi ini tidak hanya fokus pada teori saja, tapi juga praktik membuat celengan dengan hiasan sesuai kreativitas siswa.

Siswa diharapkan bisa memanfaatkan celengan hasil kreatifitasnya sendiri dengan menyisihkan sebagian uang jajan untuk menabung

Sosialisasi Menabung, menjadi langkah strategis dalam menanamkan budaya literasi finansial sejak dini.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 18 UIN Walisongo dan TK Muslimat NU 06 Tlogourang Desa Blimbing Sukseskan Peringatan Hari Santri 2025

“Celengan kita, gaya kita, masa depan cerah miliki kita, menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tapi juga untuk impian kita.” Ujar Nurul salah satu Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo.

Sosialisasi menabung ke SD ini menjadi penting untuk bekal siswa memahami pentingnya menabung, sehingga mereka dapat mempraktikkan budaya literasi finansial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *