Tata kelola sampah yang berkelanjutan serta peningkatan kesadaran lingkungan menjadi salah satu pilar krusial dalam mendukung kemajuan desa. Menjawab kebutuhan tersebut, Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro periode 2026 melaksanakan program kerja multidisiplin berupa penyusunan Bilingual Educational Article (Artikel Edukatif Dua Bahasa) bertajuk literasi pengelolaan sampah di Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Inisiatif program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran warga dalam memilah sampah rumah tangga secara mandiri, baik sampah organik maupun anorganik. Selain itu, ketersediaan media edukasi yang komunikatif, terstruktur, dan ramah terhadap audiens luar atau pendatang masih sangat terbatas.
Sebagian besar informasi mengenai pengelolaan kebersihan lingkungan di desa masih disampaikan secara konvensional dan belum terkemas ke dalam bentuk artikel informatif dwibahasa yang siap diunggah ke platform digital desa.
Melalui integrasi keilmuan Bahasa Asing Terapan, mahasiswa mengaplikasikan keterampilan applied translation (penerjemahan terapan), technical copywriting, dan localization. Pendekatan ini diterapkan untuk merancang materi edukasi dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) dengan pemilihan diksi yang lugas, komunikatif, namun tetap profesional.
Artikel ini mencakup langkah praktis pemilahan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang diselaraskan dengan kebiasaan sehari-hari warga lokal. Program ini secara nyata mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).
Dalam proses penyusunannya, mahasiswa berkoordinasi secara berkala dengan jajaran perangkat Desa Depok serta melakukan observasi lingkungan langsung. Informasi dan masukan dari aparatur desa dijadikan rujukan utama agar materi yang disajikan relevan dengan kondisi fasilitas tempat sampah yang ada di lingkungan desa. Draf artikel yang telah rampung kemudian diserahkan kepada pihak pemerintah desa untuk dipublikasikan pada media informasi desa.
Kepala Desa Depok menyambut baik inisiatif dan hasil luaran program kerja tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi karya artikel dari adik-adik mahasiswa KKN Undip. Penyampaiannya runtut dan adanya versi bahasa Inggris memberikan sentuhan baru yang lebih modern. Semoga tulisan ini bisa dimanfaatkan dengan baik sebagai bahan bacaan warga agar kebiasaan memilah sampah di rumah bisa perlahan tumbuh,” tuturnya saat ditemui di Balai Desa.
Keberadaan artikel edukatif dua bahasa ini diharapkan tidak hanya mendorong kesadaran kolektif warga Desa Depok dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkaya konten publikasi digital desa agar semakin informatif dan terbuka bagi kalangan yang lebih luas.
Disusun oleh Raditya Suryo Luhur, TIM II KKN Universitas Diponegoro
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar