Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Beroperasi Maret 2026, Pemerintah Kebut Pembangunan Fasilitas Desa

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Okt 2025 09:43 0 jatengvox

Jatengvox.com – Pemerintah tengah mengebut pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai langkah memperkuat fondasi ekonomi berbasis desa dan gotong royong.

Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menargetkan sebanyak 80.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sudah beroperasi penuh pada Maret 2026.

“Presiden Prabowo menginginkan operasionalisasi Koperasi Merah Putih dapat dilakukan secepatnya. Karena itu, kami sedang mempercepat pembangunan infrastruktur dan legalitasnya,” ujar Ferry dalam keterangannya di Jakarta, pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 32 Sukses Gelar Gayeng Fest Volly, Dusun Jetis Raih Juara Putra dan Putri

Menurut Ferry, sebagian besar koperasi saat ini masih dalam tahap penyediaan fasilitas fisik seperti gudang dan gerai.

Pembangunan ini menjadi prioritas agar operasional koperasi berjalan maksimal dan bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Ferry menjelaskan bahwa tahap awal program ini difokuskan pada percepatan pembangunan aset fisik dan kelengkapan legalitas.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih terus bekerja untuk memastikan target tersebut tercapai.

Baca juga:  Meriahkan HUT ke-80 RI, KKN UIN Walisongo Bantu Warga Dusun Malangan Gelar Merti Dusun dan Pentas Seni Lintas Agama

“Sekarang kita sedang memetakan tanah-tanah idle di setiap desa yang bisa digunakan untuk pembangunan koperasi. Targetnya, setiap hari bisa teridentifikasi sekitar seribu titik tanah baru,” jelas Ferry.

Untuk mendukung pembangunan hingga modal kerja, pemerintah juga menyiapkan plafon pinjaman hingga Rp3 miliar bagi tiap koperasi.

Tak hanya itu, Kementerian Koperasi telah menurunkan Business Assistant (BA) dan Project Manager Officer (PMO) yang masing-masing akan mengawasi dan membina sepuluh koperasi di wilayah kerjanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih bukan sekadar proyek ekonomi, tetapi juga simbol semangat kebersamaan bangsa.

Baca juga:  Bittime Perkuat Strategi "Regulatory-First dan User-Centric" di Era Aset Kripto Indonesia Bersama IPB, Stellar, dan Rise In

Menurutnya, koperasi ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk membangun kembali ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong, sekaligus memperkuat kedaulatan pangan nasional.

“Kita ingin mengembalikan ekonomi Pancasila, yang menekankan gotong royong, kebersamaan, dan kesetaraan. Presiden Prabowo menggagas Koperasi Desa Merah Putih sebagai wujud nyata dari nilai-nilai itu,” ujar Zulhas dalam evaluasi kinerja Kemenko Pangan 2025

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA