Strategi Budaya Jadi Agenda Penting, Menag Nasaruddin Umar Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya membangun strategi budaya yang kuat sebagai fondasi arah bangsa di masa depan.

Menurutnya, pembangunan yang hanya menitikberatkan pada aspek ekonomi dan teknologi tanpa memperkuat budaya, akan membuat bangsa kehilangan jati diri.

Hal itu disampaikan Menag saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) II Syarikat Islam di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti peran strategis organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam memperkuat pondasi kebudayaan nasional.

“Syarikat Islam sangat relevan menyuarakan strategi budaya ke publik. Organisasi ini bisa menghimpun masyarakat dari Sabang sampai Merauke tanpa sekat, dan itu kekuatan besar yang harus kita rawat,” ujar Menag.

Baca juga:  Hari Kesaktian Pancasila 2025, Pengingat Pentingnya Menjaga Kebhinekaan

Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki panduan budaya yang jelas dan aplikatif.

“Mau ke mana arah bangsa Indonesia jika tidak memiliki rumusan budaya yang konkret? Kita perlu strategi budaya yang kuat untuk mempertahankan orisinalitas dan karakter bangsa,” tambahnya.

Dalam pandangan Menag, ormas seperti Syarikat Islam memiliki peran vital dalam menyebarkan nilai-nilai kebudayaan yang menyejukkan dan inklusif.

Ia menilai, kehadiran Syarikat Islam bukan sekadar bagian dari sejarah perjuangan nasional, tetapi juga bagian dari solusi masa depan bangsa.

Dengan jangkauan yang luas dan pengaruh sosial yang kuat, Syarikat Islam disebut mampu menjadi jembatan antara masyarakat, pemerintah, dan dunia pendidikan dalam membumikan nilai-nilai luhur bangsa.

Baca juga:  Ancaman AI hingga Krisis Layar, DPR Minta Negara Hadir Lindungi Film Nasiona

“Strategi budaya bukan hanya wacana, tapi harus menjadi gerakan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat,” kata Nasaruddin.

Dalam kesempatan yang sama, Menag juga berbagi kisah pertemuannya dengan Paus Leo XIV di Vatikan, Roma.

Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari Deklarasi Istiqlal yang ia tanda tangani bersama mendiang Paus Fransiskus pada September 2024.

Deklarasi tersebut memuat tiga isu besar: dehumanisasi, penyelamatan lingkungan melalui perspektif keagamaan, serta perlindungan nilai moral dalam kemajuan teknologi.

Ketiganya menjadi landasan kolaborasi lintas agama untuk merespons tantangan global masa kini.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Adakan Kegiatan PMT dan Pemeriksaan Kesehatan di Posyandu Desa Sriwulan

“Paus Leo XIV sependapat dengan kita, bahwa pendidikan tanpa moralitas agama justru berpotensi menjerumuskan manusia ke arah yang keliru. Maka, perlu ada sinergi dalam mengembangkan basis keilmuan yang berakar pada nilai spiritual,” jelas Menag.

Menutup sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengajak seluruh peserta Mukernas untuk menjadikan momentum ini sebagai langkah konkret memperkuat karakter bangsa melalui strategi budaya.

Ia meyakini, kemajuan Indonesia di masa depan harus berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para pendiri bangsa.

“Selamat bermukernas. Bersama Syarikat Islam, mari kita kembangkan strategi budaya untuk masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:44 WIB

Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru