Revitalisasi Candi Borobudur Dipercepat, Menbud Dorong Pemanfaatan Teknologi 3D untuk Pemugaran

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Upaya revitalisasi Candi Borobudur kembali mendapatkan sorotan setelah Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat proses pemugaran.

Langkah ini tidak hanya menargetkan percepatan waktu, tetapi juga peningkatan akurasi restorasi melalui pemanfaatan teknologi mutakhir.

Pemerintah menilai pendekatan baru ini mampu memangkas biaya, tenaga, dan risiko kesalahan dalam penanganan situs warisan dunia tersebut.

Pada Senin (1/12/2025), Fadli menyampaikan bahwa teknologi kini menjadi kunci dalam pekerjaan pemugaran candi, yang tingkat kerumitannya semakin menuntut presisi. “Pemugaran candi-candi harus memakai teknologi, sekarang sudah bisa menggunakan foto, komputer dan teknologi lain,” ujarnya.

Baca juga:  Wujudkan Lingkungan Mandiri Lewat Kerja Bakti, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 26 Bangun Taman TOGA di RW 05 Kelurahan Palebon

Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah pemanfaatan teknik pemindaian 3D. Melalui metode ini, tim dapat menganalisis struktur batu, bentuk asli, hingga potensi pergeseran material secara lebih detail.

Teknologi tersebut diharapkan meminimalkan kesalahan interpretasi yang selama ini menjadi tantangan besar dalam pemugaran candi-candi kuno.

Fadli menegaskan bahwa revitalisasi Borobudur bukan pekerjaan sederhana. Kompleksitasnya membuat proyek ini memerlukan kolaborasi luas lintas disiplin.

“Pelestarian cagar budaya tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan sinergi dengan masyarakat, arkeolog, sejarawan, dan pelajar setempat,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam perlindungan warisan budaya tersebut.

Baca juga:  Semarak Sumpah Pemuda: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Turut Sukseskan Peringatan Sumpah Pemuda di Dusun Rowosari

Proses pemugaran Borobudur saat ini telah memasuki tahap rekonstruksi berdasarkan temuan terbaru, termasuk susunan batu peninggalan tokoh pemugaran masa lalu seperti Van Erp dan Stutterheim.

Pemerintah memperkirakan masih akan ada beberapa pertemuan teknis sebelum rencana pemugaran final dijalankan sepenuhnya.

“Rencana pemugaran ini mungkin memerlukan beberapa kali pertemuan sebelum kita lakukan. Namun saat ini Kementerian Kebudayaan sudah melakukan rekonstruksi dari apa yang ada,” ujar Menbud.

Keterlibatan masyarakat lokal juga diharapkan tidak hanya berhenti pada dukungan moral. Pemerintah mendorong sekolah, komunitas budaya, dan kelompok pelestari untuk mengambil bagian aktif, sehingga generasi muda turut memahami pentingnya merawat cagar budaya.

Baca juga:  Indonesia–Australia Perkuat Kolaborasi untuk Ciptakan Ruang Digital yang Aman dan Inklusif

Di sisi lain, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai penataan ulang kawasan Borobudur membawa peluang baru bagi masyarakat lokal. Ia melihat pengembangan sentra UMKM dan ruang seni budaya sebagai bentuk pemberdayaan yang berkelanjutan.

“Pengembangan sentra UMKM dan seni budaya di Candi Borobudur akan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Pandangan tersebut mempertegas bahwa revitalisasi Borobudur tidak hanya soal pemugaran fisik, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat di sekitar kawasan wisata unggulan tersebut.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru