Semarak Sumpah Pemuda: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Turut Sukseskan Peringatan Sumpah Pemuda di Dusun Rowosari

waktu baca 2 menit
Senin, 3 Nov 2025 07:16 10 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Posko 13 UIN Walisongo Semarang turut berpartisipasi dalam kegiatan peringatan Sumpah Pemuda di Perum Meteseh Asri 2 RT 10 RW 05, Dusun Rowosari, Desa Meteseh, Kabupaten Kendal pada Sabtu, 1 November 2025.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Karang Taruna setempat ini bertujuan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus membangkitkan kembali semangat para pemuda di Dusun Rowosari.

Kegiatan ini diisi oleh dua pemateri, yaitu Bhabinkamtibmas Polsek Boja Brigadir Tri Murbiantoro dan Bhabinkamtibmas Desa Meteseh Bripka Aang Kurnianto.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dukung Pengembangan UMKM di Desa Cacaban Melalui Pemberian Banner Promosi

Dalam materinya, Bripka Aang memberikan motivasi kepemudaan, terutama pentingnya bersosialisasi dengan teman maupun masyarakat, serta mengingatkan agar selalu peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Dimohon untuk semuanya dapat memperhatikan keadaan sekitar, karena ada kasus di Boja, satu keluarga salah satunya meninggal di rumah akibat kelaparan, sedangkan tetangga tidak ada yang tahu, dan anggota keluarganya pun tidak mau bersosialisasi,” ujar Bripka Aang saat menyampaikan materi.

Ia juga berpesan agar pemuda berhati-hati dalam bergaul dan memilih lingkungan pertemanan yang positif.

“Jauhi pergaulan yang mengarah pada hal negatif seperti rokok, narkoba, dan pergaulan bebas lainnya,” tambahnya.

Baca juga:  Cara Memulai Trading Gold untuk Pemula dengan Modal yang Terukur

Materi kedua dibawakan oleh Brigadir Tri Murbiantoro mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Ia menyoroti maraknya peredaran narkoba di kalangan anak muda yang dapat merusak moral dan cita-cita bangsa. Orang tua pun dihimbau untuk lebih waspada dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya.

Acara ditutup dengan sesi ice breaking yang dipandu oleh mahasiswa KKN, Zalfa dan Febri.

Dalam sesi ini, anak-anak dan orang tua diminta berkelompok untuk berdiskusi mengenai pandangan mereka terhadap pergaulan bebas yang marak di Indonesia.

Setiap kelompok kemudian mengutus perwakilan untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan peserta lain.

Baca juga:  Sertifikasi Halal, Langkah Nyata KKN UIN Walisongo untuk UMKM di Desa Sendangdawung

Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga, khususnya di RT 10.

Masyarakat berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus diadakan setiap tahun untuk menumbuhkan semangat kepemudaan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA