Pererat Silaturahmi, Pimpinan Komunitas Pemuda Pelopor Demokrasi Berdiskusi Hangat Dengan Para Santri

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA TIMUR – Dalam rangka memperkuat jejaring sosial dan nilai-nilai kebangsaan di tingkat akar rumput, Ketua dan Wakil Ketua Komunitas Pemuda Pelopor Demokrasi (KPPD) menggelar pertemuan hangat bersama sejumlah Santri Nurul Jadid pada Rabu malam (07/01).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini bertempat di kediaman Ketua KPPD. Diskusi mengalir santai membahas peran strategis pemuda dan santri dalam menjaga pilar demokrasi di Indonesia.

Poin dalam diskusi tersebut yakni menggabungkan semangat modernitas pemuda dengan nilai-nilai religius santri untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat.

Baca juga:  Pendampingan Wisata di Sekukusan Desa Wisata Dusun Lerep oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang

Ketua KPPD, Bagus Adil, menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan langkah awal untuk menentukan gerakan sosial ke depannya.

“Santri adalah pilar penting dalam sejarah demokrasi kita. Dengan duduk bersama seperti ini, kita bisa menyatukan visi untuk membangun lingkungan yang lebih inklusif dan kritis,” ujarnya di sela-sela obrolan.

Sementara itu Wakil Ketua KPPD, Ahmad Zainul Khofi, menyatakan bahwa KPPD juga mengusung nilai perjuangan yang tak jauh berbeda dengan kaum santri.

Menurutnya, merawat pilar demokrasi adalah salah satu bentuk keberislaman dalam ranah praksis.

Baca juga:  Kemenbud Luncurkan Platform Kompetisi Budaya GO! untuk Inovasi Digital Kebudayaan

“Demokrasi adalah bagian dari misi ber-Islam sebagai pembebasan sosial, oleh karenanya kaum sarungan penting untuk mengisi peran ini,” imbuhnya.

Kata Khofi, keutuhan demokrasi, khususnya di Situbondo saat ini, cukup menerima goncangan yang dapat mendistorsi esensinya.

“Pemuda, santri salah satunya, harus bergerak untuk saling menyadarkan para pemuda lainnya agar lahir sebuah tatanan masyarakat yang demokratis,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan dapat memicu munculnya forum-forum diskusi serupa di berbagai daerah, guna memastikan suara pemuda dan santri tetap terdengar dalam proses pembangunan demokrasi bangsa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Delik Ikut Meriahkan Hari Jadi ke-148 Kecamatan Tuntang

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru