Jatengvox.com – Kegiatan pendampingan belajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ulya (MDTU) NU dan TPQ NU 14 Roudlotul Huda adalah program utama dari tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Agama Posko 05 UIN Walisongo Semarang tahun 2025.
Dilaksanakan secara intensif dari 26 Juli hingga 21 Agustus 2025, program ini berjalan setiap hari Sabtu sampai Kamis, pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.
Tujuan utamanya adalah untuk mendukung dan meningkatkan kualitas proses belajar santri di MDTU dan TPQ Roudlotul Huda di Desa Pamriyan.
Kami berupaya menciptakan suasana belajar yang tidak hanya efektif tetapi juga menyenangkan, sehingga para santri bisa mengembangkan potensi diri dan menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu agama dan Al-Qur’an sejak dini.
Setiap sesi pendampingan dirancang secara komprehensif. Dimulai dengan pembukaan yang khusyuk, yaitu pembacaan Al-Fatihah, doa belajar, dan Asmaul Husna secara bersama-sama untuk membangun semangat spiritual.
Setelah itu, kami memeriksa buku prestasi santri, sebuah alat yang memotivasi mereka untuk bertanggung jawab terhadap kemajuan ngaji masing-masing.
Inti kegiatan berfokus pada simakan jilid, di mana tim KKN secara langsung mendampingi santri dalam mengoreksi bacaan Al-Qur’an mereka, memastikan ketepatan makhraj dan tajwid.
Sesi ini diakhiri dengan murajaah bersama hafalan surat-surat pendek, yang bertujuan untuk memperkuat memori hafalan santri agar tidak mudah lupa.
Seluruh rangkaian kegiatan ini adalah bagian dari program kerja Divisi Pendidikan dan Keagamaan tim KKN kami.
Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan luar biasa dari berbagai pihak. Sepanjang kegiatan, santri dan santriwati menunjukkan antusiasme tinggi, aktif berinteraksi, dan menunjukkan semangat belajar yang luar biasa.
Selain itu, pihak yayasan juga memberikan dukungan penuh, terutama Bapak Stabit selaku ketua Yayasan, serta para ustaz dan ustazah yang selalu berkoordinasi dengan kami.
Kami berharap, benih-benih kebaikan yang telah kami tanam dapat terus tumbuh subur, memberikan manfaat jangka panjang bagi para santri, dan menjadi fondasi yang kuat untuk kemajuan pendidikan di MDTU dan TPQ Roudlotul Huda, bahkan setelah program KKN ini berakhir.