Pemerintah Janjikan Pembangunan Hunian Bagi Warga Terdampak Bencana Sumatera

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan rumah hancur pasca bencana Sumatera/ Foto: Liputan 6

Ribuan rumah hancur pasca bencana Sumatera/ Foto: Liputan 6

Jatengvox.com – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat mengakibatkan ribuan rumah warga mengalami kerusakan, memaksa banyak keluarga mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.

Kondisi tersebut mendorong pemerintah mempercepat penanganan darurat dan pemulihan pasca bencana di wilayah terdampak. 

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau Menteri Ara masih menghitung kebutuhan dana untuk memperbaiki rumah rusak diterjang longsor dan banjir Sumatera. Sejauh ini ada 112.551 rumah yang rusak imbas bencana Sumatera tersebut.

Baca juga:  Mendagri Tegaskan Peran Strategis Inspektorat Daerah dalam Pengawasan dan Efisiensi Fiskal

Dilansir dari keterangan web resmi sekretariat kabinet republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mempercepat pembangunan hunian bagi warga terdampak serta pemulihan infrastruktur setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja ke tiga kabupaten terdampak bencana di Sumatera Barat.

Pemerintah memastikan seluruh langkah penanganan, mulai dari fase darurat hingga pemulihan, dilakukan secara terkoordinasi dan dipercepat demi menjamin keselamatan serta keberlangsungan hidup masyarakat.

Prabowo juga menyampaikan bahwa Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan rencana pembangunan sekitar 2.000 unit rumah yang akan dimulai pada Minggu, 21 Desember 2025. Menurut Prabowo, hunian tersebut berpeluang langsung difungsikan sebagai rumah permanen.

Baca juga:  Menag Serukan Masyarakat Jaga Marwah Pesantren dari Stigma Negatif

Presiden juga menegaskan anggaran pembangunan hunian telah disiapkan, salah satunya berasal dari kebijakan penghematan anggaran di awal masa pemerintahannya.

 “Kami menghemat ratusan triliun,” ujar Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 15 Desember 2025.

Selain pembangunan hunian, Prabowo berencana membentuk badan atau satuan tugas khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Ia memastikan penanganan bencana masih berada dalam kondisi terkendali. 

“Kami sudah kerahkan untuk penanganan. Ini tiga provinsi dari total 38 provinsi, jadi situasi terkendali. Saya monitor terus,” kata Prabowo.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 32 Resmi Mengakhiri Pengabdian di Desa Margosari Lewat Acara Penarikan dan Malam Perpisahan

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pembangunan hunian sementara (huntara) di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat telah dimulai sejak 15 Desember.

Pada tahap pertama, sebanyak 60 kepala keluarga menjadi sasaran dengan konsep hunian model kopel atau barak. Setiap barak terdiri atas lima unit, sehingga pada tahap awal pembangunan ditargetkan sebanyak 12 barak.

Penulis : Fatin Nurul Kharisma

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:04 WIB

Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Berita Terbaru