Berita  

Prabowo Tinjau Pengungsian Banjir Sumbar, Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Sementara

Jatengvox.com – Presiden Prabowo Subianto kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal. Kali ini, Kepala Negara mengunjungi posko pengungsian warga terdampak banjir dan longsor di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (18/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan di Posko Pengungsian SD 05 Kayu Pasak Pelembayan, Kabupaten Agam. Di lokasi itu, Presiden menyapa para pengungsi, berbincang dengan warga, sekaligus mendengar langsung kondisi yang mereka hadapi sejak bencana melanda.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinannya berkomitmen penuh untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Menurutnya, penanganan tidak hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga menyasar pemulihan kehidupan masyarakat agar bisa kembali berjalan normal.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 23 Gelar Seminar Literasi Keuangan Digital untuk Tingkatkan Kemampuan Finansial Pemuda Desa Leban

“Saya gembira sudah melihat rumah-rumah hunian sementara sudah mulai dibangun,” ujar Presiden Prabowo di hadapan warga pengungsi.

Hunian sementara atau huntara menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam tahap awal pemulihan. Kehadiran hunian ini diharapkan dapat menggantikan tenda-tenda darurat yang selama ini digunakan warga, sehingga mereka bisa tinggal di tempat yang lebih layak dan aman.

Presiden menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Target tersebut ditegaskan agar para korban bencana tidak terlalu lama bertahan dalam kondisi darurat.

Baca juga:  Kreasi Menu Baru dan Branding Online: Upaya KKN Meningkatkan Daya Saing UMKM

“Bisa selesai hunian sementara sebulan, supaya bapak-bapak, ibu-ibu semua tidak perlu tinggal di tenda,” kata Presiden.

Langkah percepatan ini, menurut Presiden, merupakan bentuk kehadiran negara dalam situasi sulit yang dihadapi masyarakat.

Pemerintah ingin memastikan bahwa pemulihan pascabencana berjalan cepat, terukur, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga terdampak.

Tidak hanya hunian sementara, Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan rencana pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat.

Hunian tetap tersebut, kata Presiden, dirancang dengan kualitas bangunan yang baik serta luas yang memadai untuk kehidupan keluarga. Ia menyebut, luas hunian tetap mencapai sekitar 70 meter persegi.

Baca juga:  Di Tengah Pasar yang Dinamis, BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan

“Setelah itu kita bangun hunian tetap, saya lihat cukup bagus kualitasnya, luasnya hunian tetap lumayan besar, sekitar 70 meter persegi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *