Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 86 Mengikuti Merti Dusun Kemiri: Tradisi Penuh Makna untuk Syukur dan Kebersamaan antar Masyarakat

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Suasana syahdu dan penuh kehangatan Dusun Kemiri, Desa Boto, Kecamatan Bancak, saat masyarakat setempat menggelar tradisi tahunan Merti Dusun.

Bertempat di kediaman Kepala Dusun Kemiri, acara yang berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025 (20.00) ini menjadi wujud syukur atas hasil panen yang melimpah, sekaligus momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh generasi.

Dihadiri oleh Ibu Kepala Desa Boto, Kepala Dusun Kemiri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat, serta mahasiswa KKN MIT Posko 86 dari UIN Walisongo, acara ini terasa semarak sekaligus khidmat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi yang digelar setahun sekali setiap musim panen—biasanya bertepatan setelah bulan Dzulhijjah—menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya masyarakat Dusun Kemiri.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Anak-Anak SD Ngempon Belajar Bersama Rutin

“Merti Dusun atau Sedekah Bumi ini bukan sekedar bentuk syukur, tapi juga simbol kebersamaan dan gotong royong yang sudah turun-temurun,” ujar Kepala Dusun Kemiri dalam Perayaannya.

Ia juga berharap agar Dusun Kemiri senantiasa dilimpahi rezeki, masyarakat hidup sejahtera, dan hubungan antar warga terus harmonis, dari yang muda hingga para lansia.

Yang istimewa dari Merti Dusun ini adalah bentuk sedekah yang diberikan dari hasil panen masyarakat dikembalikan lagi ke masyarakat dalam wujud makanan, minuman, dan jajanan.

Hidangan panjang penuh dengan aneka sajian lokal, menjadi bukti nyata bagaimana bumi yang memberi diperlakukan dengan hormat oleh mereka yang menggantungkan hidup padanya.

Baca juga:  Menumbuhkan Cinta Membaca, KKN MB Posko 03 Hadirkan Perpusling di SD Cepokomulyo

Para mahasiswa KKN UIN Walisongo juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Mereka tidak hanya membantu dalam persiapan dan pelaksanaan acara, tetapi juga belajar langsung tentang nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi kekuatan masyarakat pedesaan.

“Kami merasa terhormat bisa ikut tradisi ini. Ini bukan hanya tentang merasakan budaya, tapi juga tentang spiritualitas dan sosialitas masyarakat,” ujar salah satu mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 86.

Merti Dusun di Dusun Kemiri bukan sekedar ritual tahunan, tapi juga cermin dari filosofi hidup masyarakat yang menghargai alam, bersyukur atas keluhurannya, dan menjunjung tinggi kebersamaan.

Baca juga:  Kakorlantas Polri Tinjau Revitalisasi ETLE Nasional di Jateng, Dorong Penegakan Hukum yang Humanis

Di tengah modernisasi yang kian cepat, tradisi ini menjadi pengingat bahwa akar kebudayaan tetap kuat, selama dirawat bersama.

Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa tradisi bukan sekedar warisan masa lalu, tetapi juga pedoman hidup masa kini dan masa depan.

Tradisi ini perlu dilestarikan selamanya agar tidak terputus oleh perkembangan zaman yang semakin modern ini.

Tradisi ini juga adalah wujud asli masyarakat dusun kemiri bersyukur kepada Allah SWT. atas limpahan rezeki yang diberikan kepada masyarakat dusun kemiri.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:44 WIB

Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru