Mahasiswa UNDIP Mengadakan Program Pembuatan Lubang Resapan Biopori Guna Mengurangi Genangan Air Di Lahan Desa

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Jul 2026 20:00 15 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program pembuatan lubang resapan biopori sebagai upaya mengurangi genangan air di lahan Desa Segaran, Kabupaten Klaten.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026, sebagai bagian dari program sosial kemasyarakatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Di Desa Segaran.

Program ini diselenggarakan oleh Aprillia Nur Aisyah, mahasiswa Program Studi Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat melalui penerapan solusi sederhana dan ramah lingkungan terhadap permasalahan genangan air di lingkungan desa.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Pasang Kaca Cembung di Titik Rawan Desa Peron untuk Tingkatkan Keselamatan Berkendara

Pembuatan lubang resapan biopori dilakukan dengan memanfaatkan area lahan desa yang berpotensi mengalami genangan ketika terjadi hujan.

Lubang biopori dibuat sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan, sehingga air tidak terlalu lama menggenang di permukaan tanah.

Selain membantu meningkatkan resapan air, lubang biopori juga memiliki manfaat ekologis lainnya. Lubang yang dibuat dapat dimanfaatkan untuk menampung sampah organik sehingga dapat membantu proses penguraian bahan organik secara alami.

Baca juga:  Tim II KKN Tematik IDBU 30 Undip Sosialisasikan PHBS dan Demonstrasikan Komposter Galon Tumpuk di 8 RW Desa Sriwulan

Dengan demikian, penerapan biopori diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap pengelolaan air, tetapi juga mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

“Semoga pembuatan biopori ini dapat mengurangi genangan air dan juga dapat membantu menyuburkan tanah,” ujar Bu Ima selaku ketua POKJA III PKK Desa Segaran.

“Dengan adanya praktik pembuatan biopori ini memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Segaran untuk dapat menerapkan biopori ini di rumah masing-masing” ujar Mba  Tyas selaku Perangkat Desa Segaran.

Program pembuatan lubang resapan biopori ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung terciptanya lingkungan Desa Segaran yang lebih tanggap terhadap permasalahan genangan air serta memiliki sistem resapan air yang lebih baik.

Baca juga:  Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Dukung Tradisi Susuk Wangan di Sendang Kali Ngerancah Dusun Jurang Belik Desa Mlilir

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA