Jatengvox.com – Dio Fany Galih Prayoga, mahasiswa Program Studi Teknik Listrik Industri, Universitas Diponegoro, yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, turut berperan dalam pembuatan video edukasi mengenai pencegahan stunting, pentingnya vitamin dalam mendukung tumbuh kembang anak, serta penerapan sanitasi yang baik pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Provinsi Jawa Tengah melalui Program Kecamatan Berdaya, sebagai bagian dari upaya mendukung penyebarluasan informasi kesehatan dan peningkatan kesadaran masyarakat.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN Undip dan Dispermades Provinsi Jawa Tengah melalui Program Kecamatan Berdaya menjadi salah satu bentuk sinergi dalam menyampaikan edukasi yang berkaitan dengan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN turut mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat dengan memanfaatkan media digital berupa video edukasi yang dapat diakses secara lebih luas.

Pembuatan video edukasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan informasi yang mudah dipahami masyarakat mengenai berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting sejak dini.
Pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan makanan bergizi, tetapi juga perlu didukung oleh kecukupan vitamin dan penerapan pola hidup bersih serta sanitasi yang baik. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
Dalam video edukasi tersebut, masyarakat diberikan informasi mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi dan vitamin untuk mendukung tumbuh kembang anak. Vitamin dan zat gizi yang diperoleh melalui makanan bergizi seimbang berperan dalam mendukung kesehatan tubuh serta membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama masa pertumbuhan.
Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memperhatikan asupan makanan anak serta menerapkan pola konsumsi yang beragam dan bergizi.
Selain membahas mengenai vitamin dan asupan gizi, video tersebut juga mengangkat pentingnya sanitasi dalam pencegahan stunting.
Penerapan sanitasi yang baik, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan air bersih, serta menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, menjadi salah satu upaya untuk mengurangi risiko penyakit yang dapat mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Dengan demikian, pencegahan stunting perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek gizi, kesehatan, kebersihan, dan sanitasi.
Dalam kegiatan tersebut, Dio Fany berperan dalam melakukan dokumentasi foto dan video selama proses pembuatan materi edukasi. Dokumentasi dilakukan untuk mengabadikan setiap rangkaian kegiatan sekaligus menghasilkan bahan visual yang dapat digunakan sebagai media publikasi.
Setiap proses pembuatan video didokumentasikan agar materi edukasi dapat dikemas secara informatif dan menarik bagi masyarakat.
Selain melakukan dokumentasi, Dio Fany juga berperan dalam mengunggah dan mempublikasikan hasil video melalui media sosial resmi akun KKN.
Pemanfaatan media sosial menjadi sarana untuk memperluas jangkauan informasi sehingga edukasi mengenai pencegahan stunting, pentingnya vitamin, gizi seimbang, dan sanitasi tidak hanya dapat diterima oleh masyarakat yang terlibat secara langsung, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat lainnya melalui platform digital.
Kolaborasi dengan Dispermades Provinsi Jawa Tengah melalui Program Kecamatan Berdaya dalam pembuatan video edukasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara mahasiswa KKN dan pemerintah dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
Materi mengenai pencegahan stunting, gizi, vitamin, dan sanitasi diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tim II Desa Karanglo turut berkontribusi dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana edukasi kesehatan masyarakat.
Dokumentasi foto dan video serta publikasi melalui media sosial menjadi upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai pentingnya pencegahan stunting secara menyeluruh.
Kolaborasi bersama Dispermades melalui Program Kecamatan Berdaya juga menunjukkan bahwa upaya edukasi kepada masyarakat dapat dilakukan melalui sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), melalui edukasi mengenai pencegahan stunting, pemenuhan gizi dan vitamin, serta penerapan sanitasi yang baik.
Kegiatan ini juga mendukung SDGs poin ke-2, yaitu Tanpa Kelaparan (Zero Hunger), khususnya dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan gizi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Melalui video edukasi yang dihasilkan dari kolaborasi tersebut, mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang mudah diakses mengenai pencegahan stunting.
Edukasi mengenai pentingnya vitamin, asupan gizi seimbang, serta sanitasi diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Penulis: Dio Fany Glih Prayoga
Pembimbing: Dr. Ir. Suyatno M.Kes.
Editor: Mmurni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar