Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University bersama peserta Program RACIK usai kegiatan edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan nugget tempe berbahan pangan lokal di Balai Desa Mijen, Kabupaten Demak, Jumat (31/7/2026). Jatengvox.com – Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University melaksanakan program RACIK (Ragam Cipta Inovasi Kuliner) pada Jumat, 31 Juli 2026, di Balai Desa Mijen, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memenuhi gizi keluarga serta pencegahan stuting, wasting, dan obesitas melalui pemanfaatan pangan lokal.
Program RACIK diikuti oleh kader PKK, ibu-ibu masyarakat, perwakilan perangkat desa, serta perwakilan Karang Taruna Desa Mijen.
Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi sebagai latar belakang berjalannya program mengenai estimasi malnutrisi terbanyak di dunia menurut WHO 2024, yaitu stunting atau kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang, dan terkait pentingnya pemenuhan zat gizi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, sebagai upaya mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan keluarga.
Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University memperkenalkan beberapa inovasi produk, seperti Nugget Tempok (tempe dan pokcoy), Permen Dragona berbahan dasar buah naga dan kulit pisang sebagai produk olahan, serta Kriba (Keripik Bawang Merah) sebagai alternatif produk bernilai ekonomi.
Melalui bentuk praktik langsung, peserta mengikuti demonstrasi pembuatan nugget tempok yang dipandu oleh mahasiswa KKNT IPB University.
Demonstrasi nugget tempok ini dipilih karena menggunakan bahan sederhana, kaya zat gizi, serta proses pembuatannya mudah diterapkan di rumah. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif berdiskusi mengenai teknik pengolahan, dan alternatif metode yang digunakan.
Melalui program RACIK, masyarakat memperoleh wawasan baru melalui pemanfaatan pangan lokal yang kreatif, sehat dan bergizi.
Dengan meningkatnya wawasan dan keterampilan dalam mengolah pangan bergizi, diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak yang optimal serta membantu mencegah stunting, wasting, dan obesitas.
Penulis: Tim Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University
Tidak ada komentar