Mahasiswa KKN UNDIP bersama siswa SD 01 Srinahan usai rangkaian kegiatan edukasi di sekolah. Jatengvox.com – Pradipta Rizky Perdana, mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNDIP, melaksanakan program Fasilitator Edukasi Matematika Dasar bagi siswa kelas II dan III SD 01 Srinahan, Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
Program tersebut berfokus pada penguatan kemampuan berhitung dasar, khususnya operasi penjumlahan. Kegiatan disusun karena masih terdapat siswa yang membutuhkan pendampingan untuk memahami hubungan antara bilangan, nilai tempat, dan proses memperoleh hasil penjumlahan, bukan sekadar menghafal jawaban.
Pembelajaran diawali dengan mengajak siswa mengenali bilangan melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa kemudian diperkenalkan kembali pada nilai tempat satuan dan puluhan, cara membandingkan bilangan, serta cara mengurutkan bilangan sebagai dasar sebelum mengerjakan soal penjumlahan.
Poster edukatif digunakan sebagai media visual agar materi dapat dilihat kembali selama pembelajaran. Isi poster tidak hanya menampilkan bentuk operasi penjumlahan, tetapi juga memuat pengenalan bilangan dan konsep pendukungnya. Susunan ini membantu siswa mengikuti alur belajar dari konsep yang paling dasar menuju latihan berhitung.
Setelah pengantar, mahasiswa memberikan contoh penjumlahan dari tingkat sederhana menuju soal yang membutuhkan lebih dari satu langkah. Proses penyelesaian dijelaskan secara perlahan dengan memecah bilangan berdasarkan nilai tempat dan menggunakan bantuan benda atau gambar yang mudah dihitung. Siswa juga diberi kesempatan menjawab, mencoba cara sendiri, dan membahas jawabannya bersama.
Latihan diberikan secara bertahap agar perbedaan kemampuan antarsiswa tetap dapat terakomodasi. Siswa yang telah memahami contoh dapat melanjutkan ke soal berikutnya, sedangkan siswa yang masih kesulitan memperoleh pendampingan langsung. Pendekatan ini dirancang supaya kesalahan diperlakukan sebagai bagian dari proses belajar dan siswa tidak takut untuk mencoba kembali.
Kegiatan juga diselingi tanya jawab dan tantangan hitung singkat untuk menjaga keterlibatan siswa. Setiap jawaban dibahas dengan menekankan alasan dan langkah penyelesaian. Dengan demikian, perhatian siswa tidak hanya tertuju pada benar atau salah, tetapi juga pada cara berpikir yang digunakan untuk menemukan hasil.
Sebagai luaran program, poster edukatif matematika dasar disiapkan untuk menjadi media pendukung yang dapat digunakan kembali di lingkungan sekolah. Materi yang ringkas dan visual diharapkan membantu siswa mengingat konsep bilangan, nilai tempat, perbandingan bilangan, pengurutan bilangan, serta penjumlahan dasar setelah kegiatan selesai.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP berupaya menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih ramah, konkret, dan mudah diikuti oleh siswa sekolah dasar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat fondasi numerasi siswa kelas II dan III serta menumbuhkan keberanian mereka untuk bertanya, mencoba, dan menyelesaikan soal matematika secara mandiri.
Penulis: Pradipta Rizky Perdana, Mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Diponegoro
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar