Mahasiswa KKN Tim II UNDIP 2026 bersama pelaku UMKM Desa Depok setelah mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Branding UMKM melalui Media Sosial di Aula Balai Desa Depok, Rabu (5/8/2026). Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) 2026 menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Branding UMKM melalui Media Sosial di Aula Balai Desa Depok, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya branding dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha.
Kegiatan tersebut diikuti oleh enam pelaku UMKM Desa Depok yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari jasa laundry, makanan, minuman, hingga agen kosmetik.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai branding, tetapi juga diajak mempraktikkan secara langsung strategi pembuatan konten promosi yang menarik dan sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing.
Mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas, Indri Bening Nurain, menyampaikan materi mengenai dasar-dasar branding dan penerapannya pada media sosial.
Materi tersebut mencakup pemahaman dasar mengenai branding, pentingnya membangun identitas usaha, serta strategi sederhana agar produk lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen.
Peserta juga diperkenalkan dengan rumus pembuatan konten media sosial sebagai panduan dalam menyusun konten promosi secara lebih terarah.
Selain itu, peserta memperoleh tips membuat foto produk yang menarik serta menyusun caption yang mampu menyampaikan keunggulan produk dan mendorong audiens untuk melakukan tindakan, seperti membeli atau menghubungi penjual.
Setelah pemaparan materi, peserta mendapatkan leaflet informatif mengenai branding yang disusun oleh Indri Bening Nurain.
Leaflet tersebut memuat informasi ringkas mengenai dasar-dasar branding dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan sekaligus panduan bagi pelaku UMKM dalam menerapkan strategi branding pada kegiatan promosi usaha.
“Materi yang disampaikan sangat bagus untuk memotivasi saya dalam mempromosikan produk. Harapannya produk saya bisa lebih dikenal luas karena selama ini saya hanya mempromosikan seadanya dan produk saya cuma diedarkan ke warung-warung terdekat saja,” ujar Bu Mursiti, salah satu pelaku UMKM produk kerupuk yang mengikuti kegiatan.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan tantangan singkat. Para peserta diminta membuat caption promosi untuk produk atau usaha masing-masing dengan menerapkan rumus yang telah dipelajari.
Melalui praktik tersebut, peserta dapat mengimplementasikan materi secara langsung sekaligus memperoleh pengalaman dalam menyusun konten promosi yang lebih komunikatif.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para pelaku UMKM aktif mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, dan mencoba menyusun caption berdasarkan karakteristik usaha masing-masing.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk mulai menerapkan strategi branding secara lebih konsisten dalam aktivitas promosi sehari-hari.
Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Branding UMKM melalui Media Sosial ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM, serta SDG 1: Tanpa Kemiskinan melalui upaya mendorong pengembangan usaha dan peningkatan potensi pendapatan masyarakat.
Melalui pemahaman branding dan pemanfaatan media sosial yang lebih optimal, pelaku UMKM Desa Depok diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat identitas usaha, dan meningkatkan daya saing produk.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM Desa Depok untuk mengembangkan strategi promosi secara lebih terencana dan mendorong usaha mereka naik kelas secara berkelanjutan.
Penulis: Indri Bening Nurain Tim KKN Reguler II Undip Desa Depok
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar