Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Pantai Sumur Pandan Gunakan QRIS

waktu baca 3 menit
Selasa, 4 Agu 2026 20:00 5 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) sukses menyelenggarakan program kerja “Membantu Pembuatan QRIS untuk UMKM Pantai Sumur Pandan” yang bertempat di kawasan Wisata Pantai Sumur Pandan, Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap permasalahan sistem pembayaran di kawasan wisata yang masih sepenuhnya mengandalkan uang tunai.

Kondisi tersebut kerap menyulitkan wisatawan yang tidak membawa uang cash, sehingga berpotensi menurunkan transaksi para pelaku UMKM setempat. Dengan menyasar pelaku UMKM/pedagang di kawasan wisata Pantai Sumur Pandan, program ini bertujuan memberikan akses pembayaran non-tunai (QRIS) guna mempermudah transaksi dengan wisatawan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan UMKM melalui sistem pembayaran yang lebih praktis dan sesuai kebutuhan wisatawan masa kini.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNDIP Gelar Edukasi Interaktif Cuci Tangan Pakai Sabun di SDN 2 Segaran

Muhammad Rifqi Avaldi, mahasiswa Program Studi Informatika yang menginisiasi program ini, menjelaskan bahwa QRIS dipilih karena kemudahan dan minimnya biaya yang dibutuhkan pelaku UMKM untuk mulai menggunakannya.

“Kami melihat potensi wisata di Pantai Sumur Pandan sangat besar, namun terkendala oleh keterbatasan opsi pembayaran digital. Melalui program ini, kami mendampingi para pelaku UMKM mulai dari sosialisasi manfaat, proses pendaftaran, hingga cara penggunaan QRIS agar transaksi menjadi lebih praktis,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai manfaat penggunaan QRIS kepada pelaku UMKM, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan proses pembuatan dan pemasangan QRIS pada beberapa UMKM yang bersedia.

Baca juga:  Dorong Literasi Digital, Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Universitas Diponegoro Lakukan Pendataan Informasi Wisata Waduk Cengklik untuk Website KALOKA

Sesi ini turut diisi dengan contoh praktik langsung penggunaan QRIS, termasuk cara memeriksa dan mencairkan hasil transaksi pada akun merchant.

Meski demikian, tidak semua UMKM bersedia didampingi, sebagian besar dikarenakan belum memiliki rekening bank serta minimnya pemahaman mengenai cara kerja pembayaran digital.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tim II UNDIP Desa Nyamplungsari, Bapak Dani Puji Utomo, S.T., M.T., turut mengapresiasi inisiatif program ini.

Ia menyampaikan bahwa program pendampingan QRIS sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tingkat desa, sekaligus melatih mahasiswa menerapkan keilmuan informatika secara langsung di tengah masyarakat.

Baca juga:  Komitmen BRI Life Perkuat Implementasi ESG Melalui Program Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Serta Kepedulian Lingkungan

Program kerja ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), melalui peningkatan akses transaksi digital yang mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif bagi pelaku UMKM di kawasan wisata pesisir.

Ke depannya, tim KKN berencana melakukan pendampingan lanjutan secara lebih personal kepada UMKM yang masih ragu menggunakan QRIS, serta mengarahkan pelaku usaha yang belum memiliki rekening bank untuk membuat akun terlebih dahulu agar dapat mengikuti program serupa.

Diharapkan, digitalisasi pembayaran ini dapat terus dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh UMKM Pantai Sumur Pandan meski masa KKN telah berakhir.

 

 

Penulis: Muhammad Rifqi Avaldi: KKN Reguler Tim II Undip Desa Nyamplungsari

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA