Jatengvox.com – Mahasiswa Tim KKN-T IDBU-07 Universitas Diponegoro (Undip) memberikan pelatihan teknis sekaligus pendampingan troubleshooting kepada pengelola KALOKA (Portal Literasi Desa Sobokerto) terkait proses kurasi entri dan manajemen pengguna, dalam rangkaian Program Kerja Multidisiplin 2 di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, yang berlangsung sejak 1 hingga 5 Agustus 2026.
Pelatihan kali ini berfokus pada pengelolaan hak akses Administrator dalam melakukan kurasi konten sebelum dipublikasikan melalui Portal Publik KALOKA.
Pengelola dibekali pemahaman mengenai perbedaan Status Entri (Umum/Sakral) dan Status Kurasi (Draft/Terbit), cara mengubah status kurasi melalui panel Alur Kurasi, serta prosedur menentukan kapan suatu entri telah layak diterbitkan agar informasi yang ditampilkan tetap akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pendampingan dilakukan secara langsung menggunakan dashboard Administrator. Pengelola dipandu mempraktikkan proses perubahan status kurasi, mulai dari membuka halaman detail entri, memilih status kurasi yang sesuai, hingga menyimpan perubahan dan memastikan notifikasi berhasil muncul.
Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan mengenai manajemen pengguna, meliputi penambahan akun Pengelola baru, pembaruan data pengguna, serta pengelolaan hak akses Administrator agar proses pengelolaan Portal KALOKA dapat berjalan secara lebih tertata.
Selain praktik langsung, sesi ini juga membekali pengelola dengan cara sederhana mengidentifikasi kendala yang umum terjadi saat melakukan kurasi maupun pengelolaan pengguna, seperti perubahan status yang belum tersimpan, data pengguna yang gagal ditambahkan karena isian belum lengkap, atau akun yang tidak muncul setelah proses penyimpanan.
Pemahaman dasar troubleshooting ini diberikan agar pengelola mampu menyelesaikan kendala teknis ringan secara mandiri tanpa selalu bergantung pada mahasiswa KKN.
“Kurasi entri menjadi tahapan penting sebelum informasi dipublikasikan kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap pengelola mampu mengelola status publikasi maupun akun pengguna secara mandiri sehingga Portal KALOKA tetap menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya,” ujar Riyarakhma Febriana saat mendampingi sesi pelatihan.
Melalui pelatihan ini, pengelola KALOKA diharapkan semakin memahami alur kurasi dan manajemen pengguna sehingga mampu menjaga kualitas informasi yang ditampilkan pada Portal Publik sekaligus mengelola sistem secara mandiri setelah program KKN berakhir.
Penulis: Riyarakhma Febriana, KKN Tim II IDBU-07 Universitas Diponegoro — Desa Sobokerto
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar