PLTGU Tambak Lorok Semarang Perkuat Sistem Listrik Jawa Tengah, Dorong Efisiensi Energi Nasional

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok di Kota Semarang menjadi salah satu tulang punggung pasokan listrik di Jawa Tengah.

Berada di bawah pengelolaan PLN Indonesia Power (IP), pembangkit ini menyuplai listrik bagi jutaan rumah tangga, fasilitas publik, hingga sektor industri yang tersebar di berbagai wilayah.

Dengan kapasitas netto mencapai 1.697 megawatt (MW), PLTGU Tambak Lorok menyumbang sekitar 42 persen kebutuhan listrik di Sub Sistem Tanjung Jati dan Ungaran.

Angka ini menjadikan Tambak Lorok sebagai salah satu pusat energi terbesar dan paling vital di Jawa Tengah.

Salah satu tonggak penting dalam perjalanan PLTGU Tambak Lorok adalah kehadiran Blok 3, yang mengusung teknologi pembangkit gas dan uap berkapasitas 779 MW.

Teknologi ini dikenal ramah lingkungan dan memiliki tingkat efisiensi tinggi, mendukung sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali (JAMALI).

Baca juga:  KKN Kelompok 38 UPGRIS Silaturahmi dengan Ketua RW 04 dan 05 Watuagung, Gali Potensi UMKM dan Kegiatan Warga

“PLTGU Tambak Lorok Blok 3 ini merupakan pembangkit berteknologi modern dengan emisi rendah, yang mampu menjaga stabilitas sistem kelistrikan JAMALI,” ujar Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power, Purnomo, pada Selasa (11/11/2025).

Hingga September 2025, pembangkit ini telah memproduksi listrik sebesar 2.628 GWh. Adapun total kapasitas pembangkit listrik yang dikelola PLN Indonesia Power mencapai 13 GW, di mana sekitar 99 persen di antaranya dimiliki oleh PLN.

Anggota Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto yang meninjau langsung fasilitas tersebut menyebut PLTGU Tambak Lorok sebagai contoh nyata kemajuan teknologi energi di Indonesia.

“Teknologi di Blok 3 mampu mencapai efisiensi hingga 61 persen, yang artinya penggunaan bahan bakar menjadi lebih hemat dan ramah lingkungan. Bahkan, pembangkit ini mampu menekan emisi karbon hingga 671 ribu ton per tahun — setara dengan penyerapan karbon oleh lebih dari 1,25 juta pohon,” ungkap Sugeng.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Bersama Warga Kaligawe Tanam Sereh Wangi dan Pasang Barcode untuk Edukasi

Ia juga menyoroti pentingnya upaya PLN dalam menjaga keberlanjutan sektor energi nasional. “Konsumsi listrik per kapita di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan beberapa negara ASEAN. Karena itu, listrik tidak boleh lagi dianggap barang mewah. Ini soal kesejahteraan rakyat,” terangnya.

Selain andal dari sisi teknologi, PLTGU Tambak Lorok juga menorehkan prestasi di bidang lingkungan. Pembangkit ini mendapat predikat PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Best Practice Report SMK2 dari Kementerian ESDM — dua penghargaan bergengsi yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengelolaan lingkungan dan keselamatan kerja.

“PLN Indonesia Power aktif melakukan konservasi mangrove dan pelestarian flora-fauna langka, serta memberdayakan UMKM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),” ujar Plt Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Bayu Nugroho.

Hingga saat ini, PLN IP telah menanam 10 ribu pohon mangrove di kawasan pesisir, melestarikan ekosistem di Gunung Ungaran, serta membantu pengembangan UMKM lokal seperti pelatihan bandeng presto dan batik alami.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Posko 22 Kunjungi UMKM Sale Pisang Mak Kasmini di Desa Ngabean

Bagi Senior Manager UBP Semarang, Flavianus Erwin Putranto, keberadaan PLTGU Tambak Lorok bukan hanya tentang menyediakan listrik. Lebih dari itu, pembangkit ini merupakan bagian dari misi besar menuju Net Zero Emission 2060.

“Keberadaan PLTGU Tambak Lorok bukan sekadar tentang listrik, tetapi tentang kualitas hidup dan keberlanjutan lingkungan. Kami tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga terus memperkuat dampak sosial melalui program TJSL,” jelas Flavianus.

Menurutnya, efisiensi tinggi yang dicapai pembangkit ini menjadi bukti nyata transformasi energi bersih di Indonesia.

“Dengan teknologi terkini dan pengelolaan lingkungan yang baik, PLN Indonesia Power bukan hanya memastikan pasokan listrik yang andal, tetapi juga menjadi motor penggerak menuju era energi bersih,” tambahnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis
Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga
Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra
Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana
Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara
IRA Hadir dengan Harga Agresif! Mampukah Layanan 5G FWA Ini Menjadi Penantang Fiber?
Pemerintah Siapkan Anggaran Pemulihan Rp51,82 Triliun untuk Bencana Sumatra, Masih Bisa Bertambah
Dampingi Anak Terdampak Banjir, Kemenkomdigi Perluas Layanan Psikososial di Kota Padang

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:46 WIB

Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:49 WIB

Jelang Nataru, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman 8 Bulan: Pemerintah Bergerak Kendalikan Kenaikan Harga

Senin, 8 Desember 2025 - 16:12 WIB

Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra

Senin, 8 Desember 2025 - 15:04 WIB

Kemdiktisaintek Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana

Senin, 8 Desember 2025 - 11:53 WIB

Kolaborasi Kampus Jadi Tulang Punggung Penanganan Bencana di Aceh dan Sumatra Utara

Berita Terbaru