Mahasiswa KKN UNDIP Bekali Pemuda Desa Jarum Literasi Keuangan dan Investasi

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Agu 2026 23:00 18 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN-T 120 Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar program edukasi bertajuk “Melek Finansial: Membongkar Ilusi Judi Online & Menguasai Seni Investasi Reksadana” di Posyandu Kenangan RW 1, Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Kamis malam (14/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 21.00 WIB ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan pemuda desa sekaligus mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Alya Nur Nadhifah, pembawa acara sekaligus pemateri pertama, membuka sesi dengan memaparkan hakikat uang. Ia menekankan bahwa uang adalah alat tukar, bukan tujuan akhir.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 85 UIN Walisongo Posko 10 Selenggarakan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak di Desa Trayu

Alya menyoroti pentingnya memahami inflasi dan time value of money agar generasi muda lebih bijak mengelola keuangan.

“Kondisi finansial seseorang lebih ditentukan oleh kebiasaan daripada besaran gaji,” ujar Alya.

Sesi berikutnya diisi oleh Daffa Danendra Maulana yang mengupas bahaya judi online. Daffa menjelaskan bahwa judi online bukanlah permainan adil, melainkan sistem yang dirancang untuk memenangkan bandar melalui house edge.

Ia juga mengulas sisi neurosains seperti dopamine loop dan near-miss effect yang menjebak pemain dalam kecanduan. “Semua itu bisa terjadi hanya dalam hitungan bulan,” ungkap Daffa mengenai efek domino judi online, mulai dari utang hingga rusaknya hubungan keluarga.

Baca juga:  Dampingi UMKM Desa Purwodadi, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Pembukuan Digital

Melanjutkan materi, Fadly Nur Affan memperkenalkan reksadana dan bank digital sebagai solusi finansial yang aman. Ia mengibaratkan reksadana sebagai sistem patungan yang dikelola profesional dan diawasi oleh OJK.

“Jika di aplikasi slot angka naik sebentar lalu hilang, maka di reksadana angka naik perlahan tapi bisa bertumbuh selamanya,” kata Fadly.

Pada sesi pamungkas, Abrar Eka Hardoyo menyajikan simulasi keuangan yang mengejutkan peserta.

Dengan rumus 50/30/20, ia memperlihatkan bagaimana pengeluaran kecil harian seperti kopi atau rokok dapat mencapai Rp23 juta setahun jika dialokasikan ke instrumen investasi.

Baca juga:  Menuju Pelayanan Publik Digital, Mahasiswa KKN UNDIP Sosialisasikan IKD kepada Warga Desa Tegalsari

Menutup acara, Alya memberikan langkah konkret berupa audit keuangan harian dan penggunaan aplikasi investasi berizin OJK.

Ketua Karang Taruna Desa Jarum memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang dianggap memberikan solusi utuh bagi para pemuda.

Program ini diinisiasi sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pencapaian SDGs, yaitu SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Tim KKN-T 120 UNDIP berharap kegiatan ini menjadi titik balik bagi generasi muda Desa Jarum untuk mulai mengelola keuangan secara lebih bijak.

 

 

Penulis: Tim KKN-T 120 UNDIP Desa Jarum

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA