Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 170 melaksanakan kegiatan sosialisasi Stop Bullying kepada siswa kelas 4 SDN 1 Cepokomulyo, Desa Cepokomulyo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mencegah dan menghentikan perilaku perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan sosialisasi dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan mahasiswa KKN terhadap kehidupan sosial siswa di lingkungan sekolah. Dalam pengamatan tersebut, mahasiswa menemukan bahwa masih terdapat perilaku yang mengarah pada perundungan di antara siswa.
Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN untuk memberikan edukasi sejak dini mengenai dampak perundungan serta pentingnya membangun hubungan yang saling menghargai antarsesama.
Sosialisasi diikuti oleh siswa kelas 4 SDN 1 Cepokomulyo. Kegiatan dikemas secara interaktif agar materi dapat dipahami dengan mudah oleh para siswa. Kegiatan diawali dengan ice breaking untuk menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus meningkatkan antusiasme siswa sebelum memasuki materi utama.
Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai perundungan kepada para siswa. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan usia peserta.
Para siswa diajak memahami apa yang dimaksud dengan perundungan, mengenali berbagai perilaku yang dapat termasuk dalam perundungan, serta memahami pentingnya memperlakukan teman dengan baik.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi renungan. Melalui sesi tersebut, siswa diajak untuk merefleksikan perilaku mereka dalam berinteraksi dengan teman-teman di sekolah.
Siswa juga diberikan pemahaman bahwa perkataan maupun tindakan yang dianggap sebagai candaan dapat berdampak pada perasaan orang lain.
Kegiatan kemudian ditutup dengan bernyanyi bersama. Suasana kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh keakraban antara mahasiswa KKN dan para siswa.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 170 berharap siswa SDN 1 Cepokomulyo dapat memahami pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Edukasi mengenai anti-perundungan diharapkan dapat mendorong siswa untuk saling menghargai, menjaga perasaan teman, serta berani menghentikan perilaku perundungan di lingkungan sekolah.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar