Berita  

Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 02 Desa Ngelo Wetan Fasilitasi UMKM Terapkan Sistem Pembayaran QRIS

Jatengvox.com – Akselerasi digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus digenjot hingga ke tingkat desa. Menggandeng para pelaku usaha lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 02 melakukan pendampingan digitalisasi pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini dilakukan door to door di sekitar Desa Ngelo Wetan yang menyasar pada pelaku UMKM Desa seperti warung kelontong, pedagang jajanan yang ada di Desa Ngelo Wetan.

Penanggungjawab kegiatan ini, Rama, menyebutkan bahwa langkah ini diambil untuk membantu UMKM desa agar tidak tertinggal di era digital yang serba cepat. Melalui fasilitas ini, pedagang kecil kini bisa menerima pembayaran non-tunai secara instan.

Baca juga:  Kenapa Pengajuan Pinjaman Ditolak? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

“Saat ini konsumen, terutama generasi muda, sudah sangat terbiasa dengan metode cashless atau jarang membawa uang tunai. Jika UMKM di Desa Ngelo Wetan tidak memfasilitasi hal tersebut, dikhawatirkan mereka akan kehilangan potensi pelanggan. Oleh karena itu, kami tidak hanya memberikan teori, tetapi langsung mendampingi proses pembuatan akun QRIS-nya hingga siap pakai,” ujar Rama.

Selain mempermudah transaksi dan memperluas jangkauan pasar, penerapan QRIS dinilai mampu menyelesaikan masalah klasik yang sering dihadapi pedagang kecil, yaitu perkara penyediaan uang kembalian. Dengan metode pindai kode QR, nominal yang dibayarkan konsumen akan pas hingga satuan rupiah terkecil.

Baca juga:  BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026

Keunggulan lain dari sistem ini adalah transparansi dan keamanan keuangan. Seluruh transaksi yang masuk akan langsung tercatat secara otomatis di aplikasi ponsel milik pedagang. Hal ini memudahkan para pelaku usaha dalam melakukan pembukuan harian tanpa harus mencatat manual di buku yang rentan hilang atau rusak.

Untuk memastikan para pelaku UMKM benar-benar paham dan bisa mengoperasikannya secara mandiri, mahasiswa KKN Posko 02 menerapkan metode pendampingan langsung secara privat (one-on-one).

Setiap pedagang dibimbing mulai dari proses registrasi, penyiapan berkas, hingga edukasi cara mengecek notifikasi saldo masuk untuk menghindari modus penipuan transaksi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Warga Trayu Gelar Kerja Bakti Taman Pulesari

Melalui program digitalisasi ini, KKN Posko 02 Desa Ngelo Wetan berharap para pelaku usaha lokal bisa meningkatkan kredibilitas usaha mereka, lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bersaing di pasar yang lebih luas.

 

Penulis: Tim Mahasiswa KKN Reguler 86 Posko 2 UIN Walisongo Semarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *