KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf, Perjalanan KA Siliwangi Tertahan Akibat Genangan Air di Petak Jalan Cianjur–Cibeber

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur (Jawa Barat), 5 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya perjalanan KA Siliwangi (345) relasi Cipatat – Sukabumi pada hari ini, Minggu 5 April 2026. Gangguan tersebut disebabkan oleh adanya genangan air di petak jalan antara Cianjur – Cibeber pada KM 87+8/9 akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Cianjur pada sore hari.

Akibat kondisi tersebut, untuk sementara perjalanan KA Siliwangi (345) tidak dapat dilanjutkan. Hingga saat ini, rangkaian kereta masih tertahan di Stasiun Cianjur sambil menunggu kondisi lintas kembali aman dan dapat dilalui oleh perjalanan kereta api.

Baca juga:  Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung, Operasi SAR Masih Berlangsung

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap kondisi operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“KAI Daop 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Siliwangi (345). Keputusan untuk menahan perjalanan dilakukan semata-mata demi memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, genangan air yang terjadi di jalur rel tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kereta api karena berpotensi membahayakan perjalanan. Oleh karena itu, petugas di lapangan saat ini terus melakukan pemantauan serta penanganan guna memastikan kondisi lintas kembali normal.

Baca juga:  Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

“Kami terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk memantau perkembangan kondisi genangan air. Perjalanan akan segera dilanjutkan setelah dipastikan jalur aman untuk dilalui,” tambahnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 2 Bandung memberikan opsi pembatalan perjalanan bagi penumpang KA Siliwangi (345) yang tidak berkenan menunggu. Pelanggan dapat melakukan pembatalan tiket dengan kompensasi pengembalian bea sebesar 100% di luar biaya pemesanan. Selain itu, bagi pelanggan yang tetap menunggu keberangkatan di Stasiun Cianjur, KAI Daop 2 Bandung juga diberikan service recovery sebagai bentuk kompensasi dari pelayanan kepada para pelanggan yang terdampak.

Baca juga:  Indonesia Perkuat Posisi Maritim Dunia Lewat Pelatihan Internasional untuk 13 Negara Afrika

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap mengikuti arahan petugas di stasiun serta memperhatikan informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi KAI.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan kereta api,” tutup Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan kondisi perjalanan KA Siliwangi (345) seiring dengan penanganan genangan air di lokasi terdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara
Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya
Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR
KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas
Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026
LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan
60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?
Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Berita Terbaru