Mahasiswa KKN-T UNDIP Susun SOP Ruang Pementasan Barongan Berbasis Ruang untuk Tingkatkan Keamanan dan Profesionalisme

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kesenian Barongan terus berkembang sebagai salah satu warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Namun, dinamika ruang pementasan yang kerap berubah-ubah di setiap lokasi pertunjukan menimbulkan tantangan dalam aspek penataan dan keselamatan.

Melalui program KKN Tematik, mahasiswa Teknik Geodesi Universitas Diponegoro menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Ruang Pementasan Kesenian Barongan berbasis analisis struktur ruang sebagai upaya memperkuat tata kelola pertunjukan yang lebih aman dan terstruktur.

Program ini berangkat dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa ruang pementasan sering kali disesuaikan dengan kondisi tempat, baik di lapangan terbuka, balai desa, maupun panggung sementara.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Undip Redesain Dapur UMKM Untuk Optimalkan Produktivitas, Keamanan, dan Kenyamanan

Perubahan bentuk dan ukuran ruang menyebabkan penataan pemain, penonton, properti, serta jalur evakuasi belum memiliki standar baku.

Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN melakukan analisis struktur ruang dengan memetakan pola pergerakan pemain, area atraksi utama, posisi panggung, serta zona interaksi dengan penonton.

Dari hasil analisis tersebut, ruang pementasan kemudian dibagi ke dalam beberapa zona fungsional, yaitu zona inti (area atraksi), zona pendukung (gamelan dan properti), zona penonton, serta zona steril dan jalur evakuasi.

Sebagai tindak lanjut, disusunlah dokumen SOP Ruang Pementasan yang memuat panduan teknis mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan pertunjukan.

Baca juga:  KKN UPGRIS Melaksanakan Sosialisasi Cuci Tangan di SD Negeri Ngempon 2

SOP tersebut mencakup standar penataan ruang berdasarkan jenis lokasi, ketentuan jarak aman antara pemain dan penonton, pengaturan jalur keluar masuk, serta prosedur keamanan dasar selama pertunjukan berlangsung.

Selain penyusunan dokumen, dilakukan pula sosialisasi kepada pihak kesenian mengenai pentingnya penerapan SOP secara konsisten.

Dalam kegiatan tersebut diserahkan buku panduan SOP sebagai acuan dalam setiap pementasan mendatang.

Program ini bertujuan membantu kelompok seni memiliki pedoman tertulis yang dapat digunakan secara berkelanjutan.

Dengan adanya SOP berbasis analisis struktur ruang, pementasan Barongan diharapkan tidak hanya mempertahankan nilai tradisionalnya, tetapi juga mampu berkembang dengan manajemen ruang yang lebih tertib, aman, dan profesional.

Baca juga:  Mahasiswa UPGRIS Ikut Lestarikan Budaya Lewat Produksi Gantungan Miniatur Barongan

Kedepannya, penerapan SOP ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok seni lainnya dalam mengintegrasikan aspek keselamatan dan penataan ruang ke dalam praktik pertunjukan budaya.

Melalui langkah ini, pelestarian kesenian Barongan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tata kelola pertunjukan di tengah tingginya antusiasme masyarakat.

Penulis : Devara Fauzia Fatfa, Mahasiswi Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru