Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) memberikan pendampingan pada kegiatan budidaya ikan lele yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Pondok, Kabupaten Sukoharjo.
Pendampingan tersebut dilakukan melalui edukasi mengenai pengenalan kondisi ikan dan praktik pemberian pakan sebagai upaya membantu BUMDes meningkatkan efisiensi pengelolaan budidaya lele.
Budidaya lele merupakan salah satu kegiatan usaha yang dikembangkan BUMDes Desa Pondok. Dalam pengelolaannya, pemberian pakan menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan karena berkaitan langsung dengan biaya operasional dan pertumbuhan ikan.
Pemberian pakan yang tidak sesuai dengan kebutuhan ikan dapat menyebabkan pakan terbuang dan berpotensi memengaruhi kualitas air kolam.
Melihat hal tersebut, Lutfi Vidini Hasanah, mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) UNDIP yang tergabung dalam KKN Reguler Tim II memberikan edukasi kepada pengelola BUMDes mengenai cara mengenali tanda-tanda ikan lele saat lapar, kenyang, maupun mengalami stres.

Pengetahuan tersebut diberikan sebagai dasar bagi pengelola untuk melakukan pengamatan sebelum dan selama pemberian pakan.
“Kami tidak hanya membantu dalam proses pemberian pakan, tetapi juga mencoba memberikan pemahaman kepada pengelola mengenai respons ikan terhadap pakan. Harapannya, pengelola dapat menggunakan pengamatan tersebut sebagai dasar dalam menentukan pemberian pakan, sehingga pakan yang digunakan lebih efisien dan tidak banyak terbuang,” ujar Lutfi.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bersama pengelola BUMDes melakukan pengamatan terhadap respons ikan sebelum, selama, dan setelah pemberian pakan.
Pengelola diperkenalkan dengan beberapa indikator sederhana, seperti respons ikan terhadap pakan, perubahan aktivitas ikan, serta kondisi ikan yang dapat menunjukkan adanya stres.
Selain memberikan edukasi, mahasiswa turut membantu pelaksanaan pemberian pakan sesuai jadwal pemeliharaan yang diterapkan BUMDes. Kegiatan tersebut dilakukan secara langsung di kolam budidaya sehingga proses edukasi dapat disesuaikan dengan kondisi ikan dan sistem pemeliharaan yang telah berjalan.
Pendampingan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama pelaksanaan KKN, tetapi juga meninggalkan pengetahuan yang dapat diterapkan secara mandiri oleh pengelola BUMDes.
Dengan kemampuan mengenali respons ikan, pengelola memiliki tambahan dasar dalam mengevaluasi pemberian pakan dan melakukan penyesuaian apabila diperlukan.
Pengelola BUMDes Desa Pondok menyambut baik pendampingan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang diberikan mahasiswa memberikan tambahan pengetahuan dalam mengelola budidaya, khususnya dalam menentukan pemberian pakan berdasarkan kondisi ikan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini karena pemberian pakan merupakan bagian penting dalam kegiatan budidaya dan juga berkaitan dengan biaya operasional. Pengetahuan mengenai tanda-tanda ikan lapar, kenyang, dan stres dapat kami gunakan sebagai bahan evaluasi dalam pemberian pakan agar lebih sesuai dengan kondisi ikan,” tutur pengelola BUMDes Desa Pondok.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penerapan keilmuan mahasiswa MSP dalam mendukung pengembangan unit usaha BUMDes berbasis perikanan.
Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam pekerjaan teknis di lapangan, tetapi juga berupaya memberikan pengetahuan yang dapat menjadi bekal bagi pengelola dalam menjalankan kegiatan budidaya secara lebih efektif.
Program pendampingan budidaya lele ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 yaitu Tanpa Kelaparan melalui dukungan terhadap produksi pangan berbasis perikanan dan SDG 12 yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui upaya meningkatkan efisiensi penggunaan pakan serta mengurangi potensi pemborosan dalam proses produksi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP berupaya memberikan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh BUMDes Desa Pondok.
Edukasi mengenai pengamatan kondisi ikan dan pendampingan pemberian pakan diharapkan dapat menjadi pengetahuan praktis bagi pengelola dalam meningkatkan efisiensi pemeliharaan, menjaga kondisi ikan, serta mendukung keberlanjutan usaha budidaya lele yang dikelola BUMDes.
Penulis: Lutfi Vidini Hasanah, KKN Reguler Tim 2 UNDIP
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar