Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program Multidisiplin 3 berupa pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar serai di Desa Kaliayu, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, pada Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sebagai alternatif spray anti nyamuk.
Program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Spray Anti Nyamuk Berbahan Dasar Serai sebagai Upaya Pencegahan Demam Berdarah di Desa Kaliayu” dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kegiatan ini menyasar PKK Desa Kaliayu dan masyarakat dengan memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik dalam memanfaatkan serai menjadi produk spray anti nyamuk.
Dalam kegiatan tersebut, Ulyatur Rosyidah, mahasiswa Biologi KKN UNDIP, mempraktikkan secara langsung proses pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar serai.
Peserta terlebih dahulu diperkenalkan dengan kandungan aktif serai, seperti sitronelal, sitronelol, dan geraniol yang berpotensi sebagai bahan alami pengusir nyamuk.
Selanjutnya, Ulyatur mendemonstrasikan tahapan pembuatan spray mulai dari perebusan serai, penyaringan, pencampuran dengan alkohol, hingga pengemasan produk.
“Melalui praktik langsung ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa serai yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan menjadi spray anti nyamuk. Kami juga mendampingi peserta dalam setiap tahap pembuatannya agar mereka dapat memahami dan mempraktikkannya kembali secara mandiri,” ujar Ulyatur Rosyidah.

Peserta mengikuti setiap tahapan praktik dengan antusias. Selain proses pembuatan, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai cara penyimpanan spray agar kualitas produk tetap terjaga dan dapat digunakan dengan baik.
Keterlibatan peserta secara langsung diharapkan dapat membantu masyarakat memahami proses pembuatan dan menerapkannya kembali secara mandiri.
Ketua PKK Desa Kaliayu, Sukhaemi, turut menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program yang dilakukan oleh mahasiswa KKN.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan dan pengalaman baru bagi masyarakat dalam memanfaatkan serai sebagai bahan spray anti nyamuk.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. Kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat untuk memanfaatkan serai yang ada di sekitar menjadi spray anti nyamuk. Semoga ilmu yang diberikan dapat terus diterapkan oleh masyarakat,” ujar Sukhaemi.
Kegiatan berjalan dengan baik meskipun terdapat keterbatasan waktu dalam pelaksanaan praktik.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa mendorong masyarakat untuk memanfaatkan serai yang tersedia di lingkungan sekitar serta menerapkan pengetahuan mengenai pembuatan dan penyimpanan spray yang telah diperoleh.
Program Multidisiplin 3 menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP dalam memberdayakan masyarakat Desa Kaliayu melalui pemanfaatan potensi lokal.
Melalui praktik langsung, masyarakat diharapkan dapat memiliki keterampilan sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk
Penulis/Reporter: Ulyatur Rosyidah, Mahasiswa KKN Reguler II UNDIP 2026
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar