Mahasiswa KKN-R TIM II UNDIP Berkontribusi dalam Kegiatan Posyandu Desa Kandeman

waktu baca 2 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 20:00 10 jatengvox

Jatengvox.com – Posyandu menjadi salah satu kegiatan rutin masyarakat Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, dalam mendukung pemantauan kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap bulan secara terjadwal di lima dukuh, yaitu Dukuh Randusari, Dukuh Kandeman, Dukuh Gandok, Dukuh Kaliongkek, dan Dukuh Johosari.

Setiap pelaksanaan Posyandu melibatkan kader dari masing-masing dukuh serta Ibu Yayan selaku bidan yang rutin hadir dalam kegiatan Posyandu Desa Kandeman.

Baca juga:  Sekolah Garuda Diperkenalkan, Langkah Baru Pemerintah Siapkan Generasi Unggul Indonesia

Pelayanan yang diberikan mencakup pemantauan kondisi balita dan ibu hamil melalui pemeriksaan serta pencatatan hasil pengukuran kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro turut membantu kader, khususnya dalam pengisian Buku KIA dan KMS serta digitalisasi hasil pengukuran antropometri.

Data yang dicatat meliputi berat badan, tinggi badan, LILA, dan lingkar kepala balita serta data pemeriksaan ibu hamil.

Data hasil pengukuran kemudian diolah menggunakan statistik deskriptif dan analisis kurva Z-score berdasarkan standar WHO untuk membantu memetakan kondisi gizi balita.

Baca juga:  Inovasi Untuk IKN Dari IA-ITB Kaltim Hadirkan Ganesha Hub

Mahasiswa juga melakukan validasi input guna meminimalkan kesalahan pencatatan serta menyusun grafik tren bulanan yang dapat digunakan kader sebagai bahan evaluasi perkembangan kondisi gizi.

Kehadiran mahasiswa turut membantu kelancaran kegiatan Posyandu, terutama dalam proses pencatatan dan pengelolaan data.

Ibu Yayan menyampaikan bahwa keberadaan mahasiswa KKN cukup membantu kader dalam menjalankan kegiatan Posyandu karena adanya tambahan tenaga untuk membantu proses pelayanan dan pencatatan.

Menurutnya, bantuan tersebut membuat kegiatan dapat berjalan dengan lebih mudah dan terarah.

Kegiatan ini menjadi bentuk penerapan ilmu matematika melalui pengolahan dan analisis data dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca juga:  Cegah Perundungan Sejak Dini, Menteri PPPA Serukan Sekolah sebagai Ruang Aman bagi Anak

Data yang tersusun secara valid diharapkan dapat mendukung kader dalam melakukan pemantauan pertumbuhan secara berkala serta membantu deteksi dini stunting dan masalah gizi di tingkat desa.

 

Penulis: Putri Nadia Aurelia W

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA