KPU Kota Semarang Edukasi Siswa tentang Demokrasi Lewat Program Suaramu Ekspresimu

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – SMA Islam Hidayattullah Semarang menjadi saksi antusiasme para pelajar kelas XI dalam memahami arti dan praktik demokrasi.

Rabu, 15 Oktober 2025, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadir langsung memberikan pembelajaran interaktif seputar sistem demokrasi di Indonesia melalui kegiatan bertema “Suaramu Ekspresimu.”

Kegiatan yang digelar di ruang meeting lantai 4 sekolah tersebut bukan sekadar sesi ceramah biasa.

KPU menghadirkan pendekatan edukatif yang dekat dengan dunia pelajar, agar nilai-nilai demokrasi bisa dipahami secara menyenangkan dan kontekstual.

Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono, menjadi narasumber utama.

Baca juga:  Menkomdigi Ajak Generasi Muda Gunakan Teknologi Berlandaskan Etika dan Kemanusiaan

Ia menjelaskan, demokrasi sejatinya merupakan sistem pemerintahan yang berpihak pada rakyat.

“Demokrasi berasal dari kata demos yang berarti rakyat, dan kratos yang berarti pemerintahan. Artinya, pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ujar Agus di hadapan para siswa.

Agus juga menekankan, pemahaman demokrasi tidak hanya berhenti di teori. Pelajar, sebagai bagian dari generasi penerus bangsa, perlu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah.

“Dalam sistem demokrasi, keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak dan hasil musyawarah. Jadi, penting bagi kita untuk berdiskusi dan mencari mufakat bersama,” tambahnya.

Baca juga:  Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek kolaborasi lintas mata pelajaran yang mengangkat tema demokrasi.

Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya belajar konsep politik semata, tetapi juga nilai sosial seperti gotong royong, kebhinekaan global, dan tanggung jawab bersama.

Guru pendamping menilai, keterlibatan KPU memberikan warna baru dalam pembelajaran.

Para siswa menjadi lebih terbuka terhadap pentingnya partisipasi publik dan menghargai perbedaan pendapat.

“Kegiatan ini membantu siswa memahami bahwa demokrasi tidak hanya urusan politik atau pemilu, tetapi juga cara kita berinteraksi dan menghormati satu sama lain,” ungkap salah satu guru yang turut mendampingi.

Baca juga:  Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Januari 2026, Ini Perkiraan Tahap Awal dan Cara Cek Penerima

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru