Berita  

Mahasiswa KKN Reguler 85 Posko 33 UIN Walisongo Semarang Ajak Santri Pagertoyo Giat Belajar Agama

Pagertoyo
Mahasiswa KKN Posko 33 UIN Walisongo Semarang sedang mengajar para santri di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula, Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 85 Posko 33 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan kegiatan mengajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula, Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, pada Senin, 20 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Divisi Pendidikan dan Keagamaan, yang bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar agama Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai moral kepada anak-anak desa.

Program ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin dan Kamis sore selama masa penugasan KKN.

Menurut Ali Syaifudin, salah satu mahasiswa KKN Posko 33, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam bidang pendidikan keagamaan di masyarakat.

Baca juga:  DPR dan KPI Desak Regulasi Media Baru di Era Digital yang Kian Tak Terkendali

“Kami ingin memberikan dampak positif bagi anak-anak di desa ini. Selain belajar membaca Al-Qur’an dan tajwid, kami juga berusaha menanamkan nilai akhlakul karimah agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak,” ujar Ali.

Kegiatan mengajar berlangsung di ruang kelas sederhana dengan suasana hangat dan penuh semangat. Para mahasiswa membimbing para santri dalam membaca iqra, menghafal surat-surat pendek, serta memahami dasar-dasar ibadah.

Ustadzah, pengajar tetap di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN dari UIN Walisongo.

Baca juga:  Kemenag Terapkan Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Kanwil Secara Online

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas semangat adik-adik mahasiswa Posko 33. Cara mereka mengajar sangat sabar dan menyenangkan, membuat anak-anak jadi lebih semangat datang ke madrasah,” ungkapnya.

Selain memberikan manfaat bagi para santri, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat. Mereka belajar memahami karakter anak, melatih kesabaran, serta mengasah keterampilan mengajar di lapangan.

“Harapan kami, semangat belajar anak-anak di madrasah ini bisa terus terjaga bahkan setelah program KKN berakhir,” tambah Ali.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, mahasiswa KKN Reguler 85 Posko 33 UIN Walisongo Semarang terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dan keagamaan di Desa Pagertoyo, Kabupaten Kendal.

Baca juga:  Antusias Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kemayoran Kenakan Busana Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *