Jatengvox.com – Malam tirakatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 di Dusun Dalaman, Desa Kenteng, berlangsung meriah dan penuh makna.
Berkat kolaborasi apik antara mahasiswa KKN UIN Walisongo dan Karang Taruna Garda Manunggal Dusun Dalaman, pergelaran tirakatan 17-an berhasil disulap menjadi sebuah pertunjukan seni modern yang memukau melalui teknologi video mapping.
Acara tersebut digelar pada hari Sabtu, 16 Agustus 2025 pukul 19.30 WIB dengan dihadiri puluhan warga dari berbagai usia.
Agenda tahunan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi jasa para pahlawan, tetapi juga momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Acara dibuka dengan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Hari Merdeka.
Kemeriahan semakin terasa saat pembagian hadiah kepada para pemenang lomba 17 Agustus, seperti lomba memancing, keagamaan, dan olahraga yang telah dilaksanakan pada hari-hari sebelumnya.
Perayaan tahun ini lebih istimewa karena penggunaan video mapping yang dipasang di panggung.
Layar digital tersebut menampilkan dokumentasi kegiatan lomba, momen kebersamaan warga, serta pesan-pesan kemerdekaan yang disajikan secara menarik.
Inovasi ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama anak-anak yang senang melihat wajah mereka ditayangkan di layar lebar.
Ammar Halimi, koordinator pembuatan video mapping sekaligus perwakilan mahasiswa KKN-MIT 20 Posko 139 UIN Walisongo Semarang, menjelaskan bahwa ide ini bertujuan memberikan nuansa baru.
“Video mapping bekerja dengan sistem layar digital yang terhubung ke perangkat laptop, sehingga video, foto, atau teks dapat ditampilkan secara langsung. Kami ingin masyarakat merasakan peringatan kemerdekaan yang modern tanpa kehilangan esensi kebersamaan,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Ketua Karang Taruna Dusun Dalaman, M. Ngainun Najib. Ia mengapresiasi kolaborasi mahasiswa KKN yang membawa semangat baru dalam tradisi warga.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa membuat acara tahun ini berbeda dan semakin memupuk kekompakan,” katanya.
Kepala Desa Kenteng, M. Mujib, menambahkan bahwa inovasi teknologi seperti video mapping membuktikan bahwa tradisi dapat berkembang tanpa kehilangan nilai aslinya.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut agar generasi muda semakin mencintai tradisi dan terbuka terhadap inovasi,” tuturnya.
Malam tirakatan Dusun Dalaman berhasil dibawa ke era digital melalui pertunjukan video mapping yang memukau dalam peringatan HUT RI ke-80.
Acara yang ditutup dengan kemeriahan dangdut dan kebersamaan ini menjadi simbol harmoni antara tradisi dan modernitas, berkat kolaborasi sukses antara mahasiswa KKN, karang taruna, dan masyarakat.