KKN UPGRIS Kelompok 38 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 01 Watuagung

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelompok 38 kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan mengadakan sosialisasi anti-bullying di SDN 01 Watuagung, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk bullying, mulai dari bullying fisik seperti memukul dan mendorong, bullying verbal berupa ucapan kasar, bullying sosial seperti mengucilkan atau menyebarkan gosip, hingga cyberbullying yang terjadi melalui media digital.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Delik

Para siswa diajak untuk lebih memahami dampak negatif dari perilaku bullying terhadap korban maupun pelaku.

Sebagai bagian dari kegiatan interaktif, mahasiswa KKN mengajak beberapa siswa yang berperan sebagai pelaku maupun korban bullying untuk maju ke depan dan menuliskan perasaan mereka saat mengalami atau melakukan tindakan tersebut.

Aktivitas ini bertujuan untuk menumbuhkan empati dan kesadaran emosional di antara para siswa.

“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa dapat saling menghargai dan tidak lagi melakukan tindakan yang menyakiti teman-temannya,” ujar Dimas Wicaksono, Ketua KKN UPGRIS kelompok 38.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 5 Ikuti Senam Pagi Bersama Warga RT 4 Kaligawe

Kegiatan sosialisasi ini disambut baik oleh pihak sekolah. Guru SDN 01 Watuagung menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dalam membantu menanamkan nilai-nilai moral dan karakter positif kepada peserta didik sejak dini.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SDN 01 Watuagung dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari bullying, serta mampu menjalin hubungan pertemanan yang lebih harmonis.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru