Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 melaksanakan program digitalisasi pendataan pengunjung Posyandu di Desa Pondok sebagai upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan data kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Desa Pondok dengan sasaran kader Posyandu dan masyarakat yang mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan, (5/8/26).
Sebelum program dilaksanakan, proses pencatatan data pengunjung Posyandu masih dilakukan secara manual menggunakan buku register. Data hasil pemeriksaan, seperti identitas peserta, hasil pengukuran kesehatan, dan riwayat kunjungan, dicatat secara tertulis sehingga membutuhkan waktu lebih lama dalam proses pencarian maupun rekapitulasi data.
Kondisi tersebut berpotensi menyulitkan kader Posyandu ketika memerlukan data untuk pelaporan maupun pemantauan kesehatan masyarakat secara berkala.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN melakukan digitalisasi data dengan mengumpulkan dan menginput data hasil pencatatan Posyandu ke dalam basis data berbasis Microsoft Excel.
Kegiatan ini dilakukan melalui proses pengumpulan data dari buku register, pengecekan kelengkapan data, penginputan ke dalam format digital, serta penyusunan database yang lebih terstruktur dan mudah digunakan oleh kader Posyandu.
Melalui program ini, data kesehatan yang sebelumnya tersimpan dalam bentuk pencatatan manual berhasil diorganisasikan ke dalam satu basis data digital yang lebih rapi dan sistematis.
Database yang disusun memuat informasi peserta Posyandu sehingga memudahkan proses pencarian data, rekapitulasi hasil kegiatan, serta penyusunan laporan kesehatan oleh kader Posyandu.
Digitalisasi data juga memberikan manfaat dalam meningkatkan keamanan dan keberlanjutan penyimpanan data. Dengan adanya database digital, risiko kehilangan atau kerusakan data akibat penggunaan buku pencatatan secara terus-menerus dapat diminimalkan.
Selain itu, proses pembaruan data pada kegiatan Posyandu berikutnya menjadi lebih mudah dilakukan karena kader dapat langsung menambahkan informasi baru ke dalam database yang telah tersedia.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari kader Posyandu karena membantu meringankan proses administrasi yang selama ini dilakukan secara manual.
Basis data yang telah disusun diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam penerapan pengelolaan data kesehatan yang lebih efektif dan terintegrasi di tingkat desa.
Perwakilan kader Posyandu Desa Pondok menyampaikan apresiasinya terhadap program yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Diponegoro.
“Terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Diponegoro yang telah membantu melakukan digitalisasi data Posyandu. Data yang sebelumnya masih tersimpan secara manual kini menjadi lebih rapi dan mudah digunakan untuk keperluan pencatatan maupun pelaporan kegiatan Posyandu,” ujarnya.
Melalui program digitalisasi pendataan ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap pengelolaan data kesehatan masyarakat dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan efisien.
Keberadaan database digital juga diharapkan dapat mendukung kader Posyandu dalam melakukan pemantauan kesehatan masyarakat serta membantu penyusunan laporan kegiatan secara lebih baik di masa mendatang.
Penulis: Rizqi Fadhil Muhammad, KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar