Mahasiswa KKN UNDIP Perkuat Tata Kelola Bank Sampah Desa Tegalsari melalui SOP

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 20:00 4 jatengvox

Jatengvox.com – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program Penguatan Tata Kelola Bank Sampah melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengelolaan Sampah di Bank Sampah Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, (25/7/26).

Program ini dilaksanakan bersama pengurus Bank Sampah dan PKK Desa Tegalsari untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertib dan sistematis.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh belum adanya SOP sebagai pedoman tertulis, belum jelasnya pembagian tugas pengurus, serta mekanisme pencatatan dan pelaporan yang belum tertata secara sistematis.

Baca juga:  Pererat Silaturahmi, KKN UPGRIS Kelompok 04 Hadiri Arisan Ibu-Ibu RT 2 RW 1 Desa Semampir

Kondisi tersebut menjadi dasar mahasiswa KKN untuk membantu memperkuat tata kelola Bank Sampah melalui penyusunan pedoman kerja yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, Rizka Amalia Oktafiana sebagai mahasiswa KKN melakukan observasi dan diskusi bersama pengurus Bank Sampah untuk mengidentifikasi alur pengelolaan sampah yang telah berjalan.

Hasil identifikasi kemudian digunakan sebagai dasar penyusunan dokumen SOP yang memuat tahapan penerimaan, pemilahan, penimbangan, pencatatan, pengolahan, penjualan, hingga pelaporan.

SOP juga dilengkapi dengan pembagian tugas masing-masing pengurus agar tanggung jawab dalam pengelolaan Bank Sampah menjadi lebih jelas.

Baca juga:  Tim KKN Tematik 74 Undip Edukasi Warga Purwosari Kelola Sampah Organik melalui Budidaya Maggot BSF

Setelah dokumen selesai disusun, mahasiswa KKN melakukan pemaparan dan sosialisasi SOP kepada pengurus Bank Sampah dan PKK Desa Tegalsari.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjelaskan alur pengelolaan, pembagian tugas, serta mekanisme pencatatan dan pelaporan yang tercantum dalam SOP.

Retno Dwi Sumarmi, selaku pengurus Bank Sampah Desa Tegalsari, menyampaikan bahwa keberadaan SOP membantu pengelolaan Bank Sampah menjadi lebih terarah.

“Sebelumnya belum ada SOP yang menjadi acuan dan tugas pengelola juga belum jelas. Setelah SOP disusun, pengelolaan menjadi lebih tertata dan masing-masing pengurus lebih jelas dalam menjalankan tugasnya,” ungkap beliau.

Baca juga:  Mewujudkan Lingkungan Sehat melalui Penanaman TOGA dan Distribusi Bibit oleh KKN 12 UPGRIS di Kelurahan Beji

Program ini menghasilkan Dokumen SOP Pengelolaan Sampah yang diserahkan kepada pengurus Bank Sampah dan PKK Desa Tegalsari sebagai pedoman operasional.

Dokumen tersebut diharapkan dapat membantu pengurus dalam menjalankan alur kegiatan, pembagian tugas, serta pencatatan dan pelaporan secara lebih sistematis.

Sebagai tindak lanjut, dokumen SOP digunakan sebagai pedoman dalam kegiatan Bank Sampah dan dapat disempurnakan sesuai kondisi di lapangan melalui koordinasi dengan pengurus dan Pemerintah Desa.

Sosialisasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan partisipasi dalam kegiatan Bank Sampah.

 

 

Penulis/Reporter: Rizka Amalia Oktafiana

Dosen Pembimbing: Dr. Dian Safitri S.P.,M.Si.

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA