KKN MMK UIN Walisongo Posko 08 Terjun Langsung ke Peternakan BUMDes Balesari, Dukung Program Ketahanan Pangan Desa

waktu baca 4 menit
Selasa, 18 Agu 2026 20:00 16 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Misi Khusus (KKN MMK) Perbankan Syariah Posko 08 UIN Walisongo Semarang turut terjun langsung dalam kegiatan operasional unit peternakan ayam petelur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Balesari.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengenal sekaligus mendukung pengembangan potensi ekonomi desa melalui sektor peternakan dan program ketahanan pangan.

Unit peternakan ayam petelur BUMDes Desa Balesari merupakan salah satu usaha desa yang dikembangkan dalam rangka mendukung program Ketapang (Ketahanan Pangan).

Melalui usaha tersebut, BUMDes berupaya mengoptimalkan potensi desa sekaligus menyediakan sumber pangan berupa telur yang dapat dipasarkan kepada masyarakat melalui para pedagang.

Direktur BUMDes Desa Balesari, Bapak Wahyudi, menyampaikan bahwa pengembangan usaha peternakan ayam petelur menjadi salah satu bentuk nyata dukungan BUMDes terhadap program ketahanan pangan.

“Usaha telur ini bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan,” ujar Wahyudi.

Baca juga:  KKN-IDBU 05 UNDIP Dorong Ketahanan Pangan Desa Bulugede melalui Sosialisasi e-RDKK Pupuk Bersubsidi dan Aspirasi Petani

Saat ini, unit peternakan BUMDes Desa Balesari memiliki 716 ekor ayam petelur, dengan kapasitas kandang yang juga mencapai 716 ekor.

Dari jumlah tersebut, peternakan mampu menghasilkan rata-rata sekitar 40 kilogram telur per hari. Telur yang dihasilkan kemudian dipasarkan dengan harga berkisar Rp25.000 hingga Rp26.000 per kilogram, dengan target pemasaran utama kepada para pedagang.

Produksi tersebut menunjukkan bahwa peternakan ayam petelur memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai unit usaha produktif BUMDes.

Selain menghasilkan produk pangan yang dibutuhkan masyarakat, kegiatan tersebut juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi desa melalui aktivitas produksi dan pemasaran telur.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MMK Posko 08 tidak hanya melakukan kunjungan, tetapi turut terlibat langsung dalam aktivitas operasional peternakan.

Mahasiswa membantu proses panen telur dengan mengumpulkan telur satu per satu dari kandang dan memindahkannya ke tempat penampungan secara hati-hati agar telur tidak mengalami kerusakan.

Selain proses panen, mahasiswa juga membantu membersihkan telur sebelum dipasarkan serta ikut dalam kegiatan pemberian pakan ayam.

Baca juga:  Kelompok KKN Posko 34 Desa Lanji Dalami Seni Membatik Bersama UMKM Batik Widji

Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai bagaimana sebuah unit usaha desa dijalankan, mulai dari proses pemeliharaan ayam hingga menghasilkan produk yang siap dipasarkan.

Salah satu mahasiswa KKN MMK Posko 08, Adrian Fadjar, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa karena dapat melihat secara langsung proses pengelolaan peternakan ayam petelur.

“Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi kami. Sebelumnya kami hanya mengetahui usaha ayam petelur dari luar, tetapi melalui kegiatan ini kami bisa melihat langsung proses pemeliharaan hingga telur siap dipasarkan,” ujar Adrian Fajar.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang akrab dan penuh antusiasme. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung aktivitas peternakan yang selama ini menjadi salah satu unit usaha BUMDes Desa Balesari.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga dapat memahami bahwa pengelolaan BUMDes tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi dan pengelolaan usaha, tetapi juga membutuhkan keterlibatan langsung dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Bagi mahasiswa KKN MMK Posko 08, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran mengenai penerapan pengelolaan usaha berbasis potensi lokal.

Peternakan ayam petelur memperlihatkan bagaimana potensi desa dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif yang sekaligus memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pangan masyarakat.

Baca juga:  Cegah Dampak Negatif pada Anak, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Seminar Edukasi Gadget

Wahyudi berharap unit peternakan ayam petelur BUMDes Balesari dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa KKN, dapat memberikan semangat bagi pengelola untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha dan mempertahankan keberlanjutan program ketahanan pangan di Desa Balesari.

“Kami berharap usaha ini bisa terus berkembang sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Desa Balesari,” ujar Wahyudi.

Melalui sinergi antara BUMDes Desa Balesari dan mahasiswa KKN MMK Posko 08, kegiatan peternakan ayam petelur diharapkan tidak hanya menjadi unit usaha yang menghasilkan telur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan desa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran mahasiswa KKN dalam mengenal, mendukung, dan belajar dari potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat Desa Balesari selama masa pengabdian.

 

 

Penulis: Tim KKN MMK Perbankan Syariah Posko 08 UIN Walisongo Semarang

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA