Berita  

Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 06 Adakan Sosialisasi Bullying di SD Negeri Sedayu

sosialisasi bullying

Jatengvox.com – Acara yang diselenggarakan oleh Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06 adalah sosialisasi mengenai bullying yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai bahaya, dampak, serta langkah-langkah pencegahan perilaku perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sosialisasi ini juga dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya sikap saling menghargai, empati, serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06 dengan dukungan pihak sekolah setempat, guru, serta diikuti oleh para siswa dan siswi sebagai peserta utama.

Narasumber berasal dari Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06 yang membawakan materi mengenai bentuk, jenis, serta pencegahan bullying.

Baca juga:  Harga Emas Pekan Ini Diprediksi Rebound, Namun Tekanan Dolar AS Masih Jadi Tantangan

Sosialisasi ini dilaksanakan dua hari berturut-turut, yaitu pada 19–20 Agustus 2025, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Waktu penyelenggaraan dipilih di tengah jam mata pelajaran dengan pertimbangan agar siswa dalam kondisi siap menerima materi tanpa terganggu oleh jadwal pelajaran atau agenda sekolah lainnya.

Acara berlangsung di kelas-kelas SD Negeri Sedayu, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.

Lokasi ini dipilih karena Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06 mengadakan pengabdian di Desa Sedayu, serta memiliki fasilitas ruang yang cukup memadai untuk menampung seluruh peserta sosialisasi.

Kegiatan ini juga didukung sarana proyektor, papan tulis, dan ruangan yang nyaman bagi para siswa.

Baca juga:  Di Balik Ramainya Angkutan Lebaran 2026, Ratusan Porter Hadir Berikan Kenyamanan di wilayah Daop 2 Bandung

Latar belakang diadakannya kegiatan ini adalah karena fenomena bullying masih sering terjadi di kalangan pelajar dan dapat menimbulkan dampak negatif yang serius, baik secara psikologis, sosial, maupun akademik.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta memahami bahwa bullying bukanlah hal yang dapat ditoleransi, serta mampu menjadi agen perubahan dalam membangun lingkungan yang bebas dari kekerasan, baik verbal, fisik, maupun mental.

Pelaksanaan sosialisasi bullying dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pembukaan acara dengan sambutan dari kepala sekolah serta kordes KKN.

Selanjutnya penyampaian materi oleh beberapa Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang posko 06 yang membahas definisi bullying, jenis-jenisnya (verbal, fisik, psikologis, dan cyber bullying), serta contoh nyata yang sering dijumpai di lingkungan sekolah.

Baca juga:  Memecah Monopoli: Mengapa Indonesia Perlu Merangkul Kemitraan Otomotif dengan India

Selain itu, ditayangkan video mengenai bullying, dilanjutkan dengan diskusi interaktif berupa tanya jawab antara narasumber dengan peserta.

Para siswa juga diberi kesempatan menuliskan pengalaman mereka saat dibully serta harapan mereka setelah peristiwa tersebut.

Dengan cara ini, siswa dapat lebih leluasa mengemukakan pengalaman maupun pertanyaan terkait bullying. Acara ditutup dengan foto bersama serta foto deklarasi tolak bullying.

Dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi mengenai bullying ini, diharapkan para peserta dapat menambah wawasan, meningkatkan kesadaran, serta mampu menerapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *