Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara, 200 Wartawan Ikuti Pelatihan di Bogor

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memfinalisasi seluruh persiapan pelaksanaan Diklat Bela Negara Wartawan PWI.

Kegiatan ini akan diikuti sekitar 200 wartawan anggota PWI dari berbagai daerah dan dijadwalkan berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Kemenhan, Bogor, pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

Finalisasi tersebut dilakukan dalam pertemuan yang digelar pada Jumat, 23 Januari 2026. Fokus pembahasan mencakup kelengkapan administrasi peserta, data pribadi, hingga kesiapan perlengkapan yang akan digunakan selama pelatihan.

Sebagai bagian dari tahapan persiapan, para peserta diarahkan untuk mengambil pakaian dan perlengkapan kegiatan Bela Negara di Kantor PWI Pusat pada Rabu sebelumnya.

Seluruh perlengkapan telah disesuaikan dengan standar pelatihan Bela Negara yang diterapkan Kementerian Pertahanan.

Selanjutnya, pada Kamis pagi, peserta akan berangkat secara kolektif menuju lokasi pelatihan.

Rombongan dijadwalkan berangkat menggunakan bus yang disediakan Kementerian Pertahanan pada pukul 06.30 WIB, menandai dimulainya rangkaian kegiatan intensif selama tiga hari.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SD Negeri 3 Cening Pandai Memilah Sampah

Diklat Bela Negara Wartawan PWI ini merupakan salah satu program strategis dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan dipusatkan di Provinsi Banten.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat yang juga Ketua Panitia HPN 2026, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat peran wartawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Zulmansyah, wartawan tidak hanya dituntut profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, ketangguhan mental, serta pemahaman terhadap nilai-nilai bela negara.

Sebelumnya, Kemenhan dan PWI telah mematangkan rencana pelaksanaan Diklat Bela Negara melalui rapat koordinasi yang digelar di Gedung A.H. Nasution, Kementerian Pertahanan RI. Dalam rapat tersebut disepakati adanya perubahan lokasi pelatihan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa lokasi pelatihan dialihkan dari Akademi Militer (Akmil) Magelang ke Bogor.

Hal ini disebabkan padatnya agenda kegiatan di Akmil Magelang yang berpotensi berbenturan dengan jadwal PWI.

Baca juga:  Desa Wisata Wanadadi Raih Juara Favorit di Ajang Desa Wisata Jawa Tengah 2025

“Karena agenda di Akmil Magelang cukup padat dan berbenturan dengan jadwal PWI, maka pelaksanaan Diklat Bela Negara dialihkan ke Pusdiklat Bela Negara Kemenhan di Bogor agar kegiatan tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Diklat Bela Negara Wartawan PWI dirancang dengan pendekatan berjenjang dan terukur, melibatkan pemateri dari berbagai kementerian, lembaga negara, serta kalangan akademisi, termasuk dari Universitas Pertahanan.

Program pelatihan tidak hanya berisi materi teoritis, tetapi juga dikemas dalam berbagai kegiatan praktik, seperti outbound dan immersive learning.

Seluruh agenda difokuskan pada penguatan nilai dasar bela negara, pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta solidaritas antarpeserta.

Wakil Ketua PWI Bidang Hankam TNI/Polri, Badar Subur, menjelaskan bahwa konsep Diklat Bela Negara Wartawan PWI merupakan hasil kesepakatan antara pimpinan PWI Pusat dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Konsep tersebut disusun untuk membentuk wartawan yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan rasa kebangsaan yang kuat.

Baca juga:  Kemendikdasmen Pastikan Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Barat Tetap Layani Pembelajaran

“Diklat Bela Negara ini menekankan penguatan mental, disiplin, dan solidaritas wartawan. Ini merupakan bagian dari kontribusi pers dalam pertahanan bangsa dan negara,” kata Badar.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara inklusif dan kolektif, tanpa pemisahan kelompok. Pendekatan ini bertujuan membangun kebersamaan, rasa saling percaya, dan komitmen bersama di antara para wartawan peserta.

Dari sisi teknis, seluruh peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti pelatihan.

Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan mengikuti Diklat Bela Negara selama tiga hari penuh.

Mereka yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan akan memperoleh Sertifikat Bela Negara.

Kepala Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Ferry Trisnaputra, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini.

Ia menyebut kehadiran para wartawan sebagai bagian penting dari upaya penguatan bela negara secara menyeluruh.

“Kami merasa terhormat dapat menyambut para wartawan PWI dalam Diklat Bela Negara ini,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Program GASPOL untuk Penggunaan Gadget Sehat di SDN Leyangan
Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar
Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur
Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 05:34 WIB

Kemenhan dan PWI Matangkan Diklat Bela Negara, 200 Wartawan Ikuti Pelatihan di Bogor

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:21 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Program GASPOL untuk Penggunaan Gadget Sehat di SDN Leyangan

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Senyum Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Edukasi Siswa SD N 1 Palebon Cara Sikat Gigi yang Benar

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Berita Terbaru

Ragam

Apa Itu Tas Siaga Bencana dan Apa Saja Isinya?

Jumat, 23 Jan 2026 - 19:09 WIB