Indonesia Perkuat Posisi Maritim Dunia Lewat Pelatihan Internasional untuk 13 Negara Afrika

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memperkuat kolaborasi lintas benua dalam upaya mengokohkan posisi Indonesia di dunia pelayaran internasional.

Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pelatihan maritim internasional yang diikuti oleh 13 negara anggota Maritime Organization of West and Central Africa (MOWCA).

Program ini menjadi bukti komitmen Indonesia dalam membangun SDM maritim berkelas dunia sekaligus memperluas jejaring kerja sama di sektor transportasi laut.

Sekretaris Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam menghadapi revolusi industri maritim 4.0.

Baca juga:  Ujian Nasional Dihapus, Tes Kemampuan Akademik Jadi Pengganti Mulai November 2025

“Kami mendorong seluruh lembaga pendidikan pelayaran untuk bertransformasi, mengadopsi teknologi baru, dan memperkuat kerja sama global seperti yang dilakukan STIP hari ini,” ujarnya, pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Wisnu menambahkan, penguasaan teknologi digital, energi terbarukan, serta kompetensi berstandar internasional menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam peran strategis sebagai poros maritim dunia.

Dukungan terhadap pengembangan SDM juga datang dari kalangan industri.

Rudi Dwinanda, Senior Manager Operasional PT IPC Container Terminal (Pelindo Group), menyebutkan bahwa pelabuhan merupakan simpul vital perdagangan dunia yang menuntut tenaga profesional di bidang maritim.

Baca juga:  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

“Tanpa SDM yang terlatih dan profesional, efisiensi serta keselamatan operasi akan terganggu. Karena itu, kami terus mendukung peningkatan kapasitas pelaut dan operator melalui pelatihan bersertifikasi serta kerja sama dengan institusi pendidikan maritim,” jelasnya.

Sinergi antara dunia industri dan akademik ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja maritim yang siap menghadapi tantangan global.

Sementara itu, Direktur PT Temas Tbk, Widi Kiswanto, menyoroti perubahan cepat dalam industri pelayaran akibat digitalisasi. Menurutnya, dunia pelayaran kini bergerak menuju sistem cerdas dan otomatis.

“Dari smart ships, automated cranes, hingga sistem digital pelabuhan — semua menuntut SDM yang paham teknologi. Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi strategi utama yang memerlukan investasi, kolaborasi, dan pola pikir baru,” ujarnya.

Baca juga:  ZaWa Fun Walk 2025 Hadirkan Bantuan, Beasiswa, dan Expo UMKM Berbasis Wakaf

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru