Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu dan Posbindu rutin yang dilaksanakan di berbagai dukuh di Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial kemasyarakatan mahasiswa KKN yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan di masing-masing dukuh sebagai bentuk kontribusi dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi bayi, balita, dan lanjut usia.
Salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan berlangsung di Dukuh Randusari pada Senin (13/7/2026) dan bertempat di rumah Kepala Dusun Randusari.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan kader Posyandu dan tenaga kesehatan untuk membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Pada layanan Posyandu, mahasiswa KKN membantu kader dalam melakukan pemantauan pertumbuhan bayi dan balita.
Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas. Pengukuran tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang anak sekaligus mendukung deteksi dini terhadap risiko permasalahan gizi dan stunting.
Selain pemeriksaan pertumbuhan, kegiatan Posyandu juga menyediakan layanan imunisasi bagi bayi dan balita. Pada pelaksanaan di Dukuh Randusari, imunisasi yang diberikan antara lain PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) dan DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus).
Pemberian imunisasi menjadi salah satu upaya untuk memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit yang dapat memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Dalam kegiatan tersebut, bayi dan balita juga mendapatkan vitamin A sesuai dengan kelompok usianya. Bayi usia 6–11 bulan mendapatkan kapsul vitamin A berwarna biru, sedangkan anak usia 12–59 bulan mendapatkan kapsul vitamin A berwarna merah.
Pemberian vitamin A ini menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak serta mendukung kesehatan dan daya tahan tubuh.
Setelah mendapatkan pelayanan kesehatan, bayi dan balita juga memperoleh makanan bergizi sebagai penunjang kebutuhan asupan.
Pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama antara kader, tenaga kesehatan, mahasiswa KKN, dan masyarakat dalam mendukung kesehatan anak sejak usia dini.
Kegiatan tidak hanya diperuntukkan bagi bayi dan balita. Pada kesempatan yang sama, masyarakat lanjut usia juga mendapatkan layanan Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu).
Melalui kegiatan tersebut, warga lansia memperoleh pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan kadar gula darah dan kolesterol. Pemeriksaan ini menjadi salah satu upaya deteksi dini terhadap faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) yang banyak berkaitan dengan kelompok usia lanjut.
Keterlibatan mahasiswa KKN mendapat respons positif dari tenaga kesehatan yang bertugas. Bidan Desa Kandeman, Yayan, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa turut membantu kelancaran penyelenggaraan kegiatan Posyandu di masyarakat.
“Dengan adanya anak-anak KKN, kami sangat terbantu dalam penyelenggaraan kegiatan Posyandu ini,” ujar Yayan.
Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan Posyandu dan Posbindu tidak hanya dilakukan dalam satu kegiatan, tetapi menjadi bagian dari program sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan di masing-masing dukuh.
Mahasiswa membantu berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung, mulai dari membantu mengondisikan peserta, mendukung proses pemeriksaan, hingga membantu kelancaran pelayanan bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi bersama kader dan tenaga kesehatan, mahasiswa KKN Undip turut mendukung pemantauan kesehatan masyarakat Desa Kandeman secara berkelanjutan.
Pemantauan pertumbuhan bayi dan balita diharapkan dapat membantu mendeteksi permasalahan kesehatan sejak dini, sementara pemeriksaan bagi lansia dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memantau kondisi kesehatan dan faktor risiko PTM secara berkala.
Program sosial kemasyarakatan ini juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3, yaitu Good Health and Well-being.
Kegiatan Posyandu dan Posbindu mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sekaligus mendorong upaya promotif dan preventif melalui pemantauan kesehatan secara rutin.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN, kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keberlanjutan pelayanan kesehatan di Desa Kandeman.
Penulis: Farah Fika Maulidiya, Tim II KKN-R Undip 2026 Desa Kandeman.
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar